Wakil Bupati: Kades Terpilih Jangan Jumawa!

Taliwang, KOBAR – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 16 desa di Kabupaten Sumbawa Barat sukses digelar, Minggu (6/11). Menyikapi hal itu, Wakil Bupati Sumbawa Barat, Fud Syaifuddin ST, meminta kepada seluruh kandidat yang belum memiliki kesempatan terpilih untuk menerima kekalahannya dengan legowo.

“Khusus bagi calon Kades yang belum memiliki kesempatan agar bisa legowo. Masyarakat pun wajib mendukung calon terpilih. Sebab, terpilihnya seorang Kades, bukan untuk kemenangannya sendiri atau kelompok tertentu tapi kemenangan bersama,” ujarnya.

Begitupun yang menang, diharapkan tidak terlalu larut dengan euforia berlebihan dan tidak menjadikan kemenangan itu untuk menyombongkan diri.

“Betapa indahnya demokrasi ini jika semuanya saling menghormati, tidak menjatuhkan, tiada rasa dendam dan menerima kemenangan, kekalahan secara terbuka. Yang menang tidak jumawa, yang kalah tidak mencari-cari alasan untuk menggugat kemenangan lawan. Menang tanpa dendam, menang tanpa merendahkan pihak lawan,” imbuhnya.

Ditambahkannya, siapapun yang berhasil terpilih, kedepan diharapkan untuk dapat bersinergi menuangkan pokok pikiran serta gagasannya bersama Pemerintah Kabupaten untuk membangun Sumbawa Barat yang lebih baik. Apalagi para kepala desa terpilih merupakan orang-orang yang telah dipercaya oleh rakyatnya untuk mengemban tanggung jawab atas rakyatnya sendiri. Sehingga harus bertanggungjawab penuh dengan semaksimal mungkin mendorong percepatan pembangunan di desanya masing-masing dan membuka peluang sebanyak-banyaknya bagi masyarakat.

“Ini tentu dapat dilakukan dengan membangun komitmen bersama masyarakat untuk bersama-sama mempercepat pembangunan,” cetusnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD), Drs Mulyadi, mengatakan, berdasarkan pantauan dan laporan diterima pihaknya, pelaksanaan Pilkades yang dilaksanakan di 16 desa, berjalan sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku.

Sejauh ini pihaknya bahkan belum menerima adanya laporan yang berkaitan dengan pelanggaran saat pelaksanaan Pilkades, atau sejenisnya.

Namun kata dia, jika memang pasca Pilkades ada para pihak yang menyampaikan laporan, maka akan ditindaklanjuti selama 30 hari kedepan.

“Itu jangka waktu untuk memproses laporan yang diajukan. Kalau tidak ada, tahapan selanjutnya dilakukan pelantikan yang Insya Allah akan dilakukan akhir Desember mendatang,” terangnya. (ktas)

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
Panitia Pemilihan Kepala Desa (PPKD) selaku pihak penyelenggara pemilihan kepala desa (Pilkades) di 16 Desa…