Sejak 2008 Pasar Brang Rea Dibiarkan Mangkrak

Camat: Pernah Kami Usulkan Untuk Dijadikan TK

Brang Rea, KOBAR – Niat Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dalam membangun pusat ekonomi di setiap kecamatan patut diapresiasi. Namun apa jadinya jika membangun tidak sesuai kebutuhan. Seperti yang terjadi dengan pasar tradisional yang terletak di Desa Tepas Kecamatan Brang Rea.

Aset pemerintah yang dibangun pada tahun 2008 lalu itu, menjadi salah satu bukti bahwa pembangunannya tidak jelas dan tidak tepat sasaran. Pasalnya, sejak pengerjaan rampung lalu diserahkan kepada pemerintah, pasar tersebut mangkrak, tidak pernah berfungsi lantaran tidak ada aktifitas perekonomian yang terlihat.

Selain itu, aset tersebut tidak terawat. Jenis tumbuhan liar di area pasar bahkan tingginya mencapai dada orang dewasa. Sementara gedung pasar sendiri nampak digunakan ternak untuk berteduh.

“Aset tersebut sudah kami usulkan untuk dialih fungsi menjadi sekolah berupa taman kanak-kanak,” ungkap Camat Brang Rea, Drs Tajuddin, yang dikonfirmasi media, belum lama ini.

Ia menjelaskan, kondisi bangunan masih dalam kondisi baik dan kokoh. Artinya bisa untuk dimanfaatkan kembali. Itu semua tergantung dari pemangku kebijakan tertinggi dalam daerah. Apakah itu tetap dijadikan pasar atau mau dialihkan ke dunia pendidian.

“Usulan tersebut sudah kami sampaikan dan tinggal keputusannya saja,” ujarnya singkat.

Selama ini, sambung Tajuddin, warga Brang Rea membeli kebutuhan rumah tangga atau keperluan dapur untuk masak di klontong sekitar. Kalau tidak, mereka membeli di pedagang sayur keliling.

Kepada dirinya, masyarakat kadang mengatakan, pemerintah tidak serius dalam memajukan sektor perekonomian. Dengan alasan kenapa mesti pasar harus ditempatkan di belakang perkampungan. Padahal dimana-mana, keberadaan pasar di tepi jalan raya. Karena orang mudah untuk mengaksesnya.

“Segala persoalan yang sering terlontar dari warga, sudah kami sampaikan.  Pimpinan daerah pasti memiliki langkah terbaik bagaimana aset itu bisa berfungsi seperti yang diharapkan,” demikian Tajuddin. (kjon)

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
Jereweh, KOBAR - Pemerintah Kecamatan Jereweh meminta Pemerintah Provinsi NTB dan para pihak terkait lainnya untuk…