PJU Menyala Non Stop, Tagihan Listrik Membengkak

BLH: Kami Kekurangan Personil

Taliwang, KOBAR – Perhatian pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat dinilai sangat minim terhadap fasilitas publik. Proyek pengadaan sarana umum yang dulunya bernilai miliaran rupiah kini tidak terawat lagi. Pengamanan dan perawatan yang seharusnya menjadi prioritas utama malah diabaikan begitu saja. Penerangan Jalan Umum (PJU) yang menjadi satu-satunya sarana penerangan jalan misalnya, pun menjadi sorotan publik. 

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Badan Lingkungan Hidup (SEKBAN LH) Sumbawa Barat, Muhammad Fauzi, mengatakan, pemeliharaan PJU di KSB memang belum bisa maksimal dilakukan. “Ini karena jumlah lampu yang ditangani tidak sesuai dengan jumlah petugas pemelihara,” katanya.

Selain pemeliharaan yang tidak maksimal, faktor lain tidak terurusnya sarana penerangan adalah masih minimnya kesadaran masyarakat untuk menjaga. “Tahun lalu saja kami banyak menemukan kasus pencurian mata lampu serta kabel yang sudah hilang,” ujarnya.

Fauzi bahkan mengaku belum lama ini pihaknya mendapati panel box besar tak jauh dari kantor Sat pol PP roboh. Tidak ada yang tahu pasti alasan mengapa panel itu sampai roboh, namun beberapa saksi mata mengatakan panel box ditabrak pengendara Sepeda Motor. “Kami jadi kesulitan mendatanya padahal itu untuk laporan. Saat ditanyakan ke pihak sat pol PP, mereka malah mengatakan tidak tahu,” cetusnya

Setelah media ini melakukan penelusuran, memang banyak ditemukan PJU di sejumlah titik yang mengalami  kerusakan. Bukti minimnya perhatian pemerintah juga ditunjukkan dengan masih menyalanya puluhan  lampu jalan di sekitar area KTC baik di waktu pagi dan sore hari (non stop).

Belum habis masalah tersebut, pemasangan lampu jalan tanpa izin pun menjadi hal serius yang harus diselesaikan, menyusul menguatnya indikasi adanya permainan oknum pegawai PLN yang memasang secara ilegal. Hal inilah yang kemudian ditenggarai meningkatnya beban tagihan listrik yang dibayar masyarakat.

Berdasarkan catatan, terdapat lebih dari 3.000 mata lampu yang tersebar di seluruh Kabupaten Sumbawa barat. Jumlah ini belum termasuk lampu jalan di kawasan Kemutar Telu Center (KTC). Di kawasan KTC saja, setidaknya ada 49 box panel kecil yang tersambung 30 mata lampu per panel box. Artinya lampu di sekitar KTC berjumlah sekitar 1.470 mata lampu dengan rata-rata bertegangan 220 Volt. Jumlah ini akan terus bertambah seiring pendataan yang akan dilakukan dalam waktu dekat ini.

“Untuk sementara, kami hanya mendapatkan data sebanyak itu. Selanjutnya kami akan berkoordinasi dengan SKPD yang berkaitan langsung dengan proyek instalasi  lampu jalan. Mungkin jumlah itu akan bertambah karena datanya akan kami update tahun ini,” tukasnya. (krom)

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

One thought on “PJU Menyala Non Stop, Tagihan Listrik Membengkak

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
Taliwang, KOBAR - Program bedah rumah perkotaan sempat diterpa isu tak mengenakkan. Dimana diduga dana untuk…