SDN 3 Taliwang Dilarang Terima Siswa Baru

Taliwang, KOBAR – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Taliwang yang berada dalam komplek lingkungan Kemutar Telu Center besar kemungkinan akan dibubarkan. Buktinya, pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) melalui Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) telah melarang pihak sekolah untuk melaksanakan proses Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) atau penerimaan siswa baru.

Kepala Dikbudpora, Drs Mukhlis MSi, yang ditemui media ini dalam ruang kerjanya, kemarin, mengakui jika SDN 3 Taliwang tidak boleh membuka pendaftaran siswa baru. “SDN 3 Taliwang sampai saat ini masih aktif, karena masih ada siswa kelas V yang naik kelas VI, jadi aktifitas sekolah itu masih sampai tahun mendatang,” ucapnya.

Mukhlis tidak membantah jika operasional SDN 3 tidak bisa dilanjutkan, mengingat dalam kurun waktu 4 tahun tidak ada peserta didik, sehingga pemerintah mengambil kebijakan untuk tidak melanjutkan operasional dengan cara melarang melakukan penerima siswa baru. “Mulai tahun ini tidak ada aktifitas penerimaan siswa baru dan keputusan itu telah disampaikan kepada kepala sekolahnya,” lanjutnya.

Masih keterangan Mukhlis, larangan menerima siswa baru termasuk memindahkan siswa dari kelas I-IV pada tahun ajaran sebelumnya memang akan menjadi dampak bagi para guru dan kepala sekolah, karena mereka tidak bisa memenuhi syarat jam mengajar untuk mendapatkan sertifikasi, sehingga salah satu opsi yang harus dilakukan adalah segera memindahkan lokasi mengajar. “Saya sudah mengajukan perpindahan para guru SDN 3 Taliwang, namun saat ini tidak boleh ada mutasi, sehingga rencana itu harus ditahan dulu,” timpalnya.

Untuk mengantisipasi kekurangan jam mengajar yang menjadi syarat sertifikasi, Mukhlis telah mengingatkan seluruh komposisi SDN 3 Taliwang, agar membangun kerjasama dengan pihak sekolah lain dengan melakukan Memorandum of Undestanding (MoU), dimana para guru SDN 3 Taliwang dapat mengajar di sekolah tersebut sampai terpenuhinya jam mengajar. “Para guru tidak harus menjadi korban, jadi ada solusi yang memang diatur dalam peraturannya,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu Mukhlis juga menegaskan bahwa keputusan pemerintah untuk menghentikan operasional SDN 3 Taliwang terhitung tahun mendatang tidak merugikan masyarakat, karena sekolah di sekitar kawasan itu masih tersedia, sehingga masih sangat cukup untuk menampung calon siswa baru. “Sekolah yang berada di sekitar bisa menjadi pilihan adalah SDN 1 Taliwang, SDN 7 Taliwang atau MI Taliwang,” urainya.

Terkait dengan lokasi sekolah Mukhlis belum bisa memberikan keterangan pemanfaatannya, namun saat ini ada bagian ruang kelas dimanfaatkan oleh Akademi Komunitas Negeri (AKN), tetapi itu hanya sifatnya sementara. ”Nanti akan dibahas pemanfaatan bekas bangunan sekolah itu,” urainya. (kimt)

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
Taliwang, KOBAR - Meski Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mengklaim…