F1 Tunda Survei LSI

Taliwang, KOBAR – Tahapan survei untuk menetapkan Bakal Calon Wakil Bupati (Bacawabup) yang akan mendampingi Bacabup, Dr Ir W Musyafirin MM, bakal diundur, lantaran dalam beberapa hari terakhir ada sejumlah partai politik yang kemungkinan masuk dalam koalisi F1 (sebutan untuk tim Musyafirin).

Juru bicara koalisi untuk F1, Amiruddin Embeng SE, mengakui jika ada kemungkinan pelaksanaan survei terhadap nominator bacawabup harus diundur, mengingat ada beberapa parpol yang bakal menjadi rekan koalisi meminta untuk dimasukkan sebagai nominator dan harus ikut disurvei. “Kemungkinan survei akan diundur atau ditambah waktunya,” ucap Embeng, sapaan akrabnya.

Diakui Embeng, jadwal yang diberikan ke Lembaga Survei Indonesia (LSI) untuk merampungkan hasil pada pertengahan Maret ini, agar bisa segera diumumkan, namun pihak koalisi tidak ingin merugikan kader partai lain yang juga memiliki keinginan untuk diuji elektabilitasnya, apalagi ada semangat untuk menjadi pendamping F1.

Embeng tidak membantah pada prinsipnya yang diuji elektabilitas sebenarnya bukan hanya kader partai, tetapi semua orang yang dianggap memiliki kompetensi masuk dalam bursa bacawabup, sebab bisa saja yang akan terpilih nanti adalah kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau mungkin masyarakat umum, sebab yang menjadi pertimbangan utama adalah dukungan masyarakat.

“Mengundur bagian atau tahapan survei lebih pada memastikan bahwa kader partai yang bakal masuk dalam koalisi menjadi nominator bacawabup, meskipun survei yang akan dilakukan itu secara umum, namun kebijakan itu masih dalam pembicaraan internal tim F1,” bebernya.

Embeng mengakui jika saat ini masyarakat sedang menunggu keputusan tentang bacawabup yang akan mendampingi F1, sehingga dirinya meminta maaf kepada masyarakat jika pada akhirnya nanti akan diputuskan untuk diundur, karena kita semua ingin menetapkan calon pendamping adalah benar-benar pilihan masyarakat dan yang perlu dipahami bersama, dengan ditambah waktu survey akan lebih akurat hasilnya.

Hal penting yang disampaikan Embeng, dalam internal partai koalisi sudah sepakat dan siap menerima apapun hasil dari survei tersebut, termasuk memastikan bahwa F1 sudah memiliki kendaraan politik untuk menjadi Calon Bupati (Cabup) pada pilkada yang akan digelar Desember 2015 mendatang. “Intinya partai koalisi sudah memenuhi syarat sebagai pengusung, jadi masyarakat pendukung sudah bisa menyampaikan ke publik bahwa F1 tetap menjadi calon,” tegasnya. (kimt)

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
Taliwang, KOBAR - Pertemuan tim perunding perwakilan managemen dan karyawan PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT) belum…