Sekda Minta TNBBN Desa Talonang Baru Ditertibkan

Taliwang, KOBAR – Sekda Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Dr Ir W Musyafirin MM meminta dilakukan penertiban terhadap Tanah Negara Blok Batu Nampar (TNBBN) yang berada di Desa Talonang Baru kecamatan Sekongkang, karena lahan itu akan menjadi lahan pengembangan dan perkebunan Sisal milik PT. Pulau Sumbawa Agro (PSA), sesuai arahan Dirjen P2KTrans Kemenakertrans pada rapat koordinasi beberapa waktu lalu.

Sebagai informasi awal, pihak pemerintah telah mengirim surat sosialisasi kepada Kades Talonang Baru, agar segera dilakukan penertiban, termasuk telah menggelar tatap muka langsung dengan masyarakat. “Bagi para pihak yang merasa pernah atau sedang mengambil manfaat pada TNBBN wajib meninggalkan lokasi,” tegas Pirin sapaan akrab Sekda KSB dalam rapat beberapa waktu lalu.

Hasil rapat itu sendiri disepakati untuk mengambil langkah pembentukan tim penertiban Tanah Negara Blok Batu Nampar (TNBBN) Desa Talonang Baru, dimana tim itu akan membuat surat edaran kepada Camat Sekongkang agar menyampaikan kepada masyarakat untuk mengosongkan lahan paling lambat Minggu ke-2 Bulan Oktober 2014, apabila sampai pada batas waktu yang ditentukan, maka pada minggu ke-3 dibulan itu akan dilakukan eksekusi lahan. Pada Minggu ke-4 dibulan Oktober dan seterusnya akan dilakukan penanganan terhadap ekses yang ditimbulkan dari eksekusi lahan tersebut.

Pirin juga menegaskan, sosialisasi dan pendataan terhadap tanah negara sudah dilakukan, jadi yang akan dilakukan saat ini tidak harus terus berputar pada masalah sosialisasi, tetapi lebih pada penertiban, apalagi dokumen pendukung yang dimiliki pemerintah legal dan sah. “Tidak adanya ruang kompromi terhadap pihak yang merambah Tanah Negara merupakan konsekuensi logis, karena tanah tersebut merupakan milik negara. Hal ini sama sekali bukanlah kewenangan desa, camat, atau pemerintah daerah, tapi hak Pemerintah Pusat,” timpal Pirin.

Tim penertiban terdiri dari dari berbagai unsur, yaitu Kadis Sosnakertrans, Kabag Pemerintahan, Kabag Hukum, Staf Ahli Pemerintahan, Perwira Penghubung Kodim Sumbawa Besar, Badan Pertanahan Nasional, Satuan Pol PP, Camat Sekongkang, Danramil Sekongkang, Kapolsek Sekongkang, Kepala Desa dan Ketua BPD Desa Talonang Baru.

Sebagai informasi, pertemuan yang dilaksanakan di ruang rapat sekda itu menghasilkan 3 kesimpulan, 1. Bahwa tanah yang berlokasi di Tongo II SP 3 (TNBBN) merupakan tanah negara yang sudah diserahkan oleh Kementerian Kehutanan kepada Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) sebagai lahan pencadangan daerah transmigrasi. 2. Dokumen-dokumen yang menyebutkan bahwa tanah tersebut merupakan kepemilikan Kemenakertrans adalah legal dan sah sehingga tanah tersebut dalam status tanah negara, dan 3. Berdasarkan poin 1 dan 2, maka tidak dibutuhkan langkah-langkah kompromi kepada pihak yang mengklaim kepemilikan tanah tersebut. (kimt)

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
Sekongkang, KOBAR - Meskipun perayaan Idul Adha 1435 Hijriyah sudah H-5, namun belum ada akktifitas pemeriksaan…