Dr Musyafirin: Siap Apapun Versi Pilkada

Taliwang, KOBAR – Sebelum adanya keputusan rapat paripurna DPR RI bahwa pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dilaksanakan secara tidak langsung atau melalui DPRD, sekretaris daerah (Sekda), Dr Ir W Musyafirin MM saat di hadapan masyarakat pendukung telah menyatakan kesiapan untuk menjadi calon Bupati periode 2015-2020.

Pernyataan siap dinyatakan oleh orang nomor wahid di jajaran birokrasi itu setelah seluruh perwakilan desa telah menyerahkan foto copi Kartu Tanda Penduduk (KTP) lengkap dengan pernyataan dukungan, termasuk dari berbagai komponen masyarakat, bahkan saat ini sudah mencapai 40 ribu foto copi KTP.

Apa sikap politik setelah keputusan tidak pro rakyat dari DPR RI itu keluar. “Apapun versi pelaksanaan Pilkada mendatang saya tetap siap, karena masyarakat telah meminta kepada saya untuk melanjutkan roda pemerintahan ini, jadi versi yang ditetapkan bukan menjadi penghalang,” ucap Pirin saat pertemuan beberapa waktu lalu.

Bahkan saat diskusi usai pertemuan dengan masyarakat di kediamannya beberapa waktu lalu, Pirin sempat menegaskan bahwa dirinya akan maju bukan sebagai calon independen, tetapi menggunakan kendaraan politik, jadi foto copi KTP yang dikumpulkan hanya untuk pengukur kekuatan dan dukungan masyarakat.

“Komunikasi politik saya dengan beberapa parpol sudah terbangun, jadi tinggal menunggu keputusan akhirnya saja, namun saat ini belum bisa disampaikan apa parpol yang akan menjadi kendaraan politiknya,” lanjut Pirin.

Sebagai informasi, jika koalisi merah putih tetap bersatu dalam mengusung pasangan calon Bupati dan wakil Bupati di Bumi Pariri Lema Bariri, maka koalisi itu menang, karena memiliki 15 kursi dewan, sementara koalisi pengusung Jokowi-JK hanya 10 kursi.

Koalisi itu besar kemungkinan tidak terjadi di KSB, hal itu bisa dilihat dengan kolaborasi pembentukan fraksi. Sebut saja koalisi antara Partai Amanat Nasional (PAN) dengan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), koalisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dengan partai Demokrat. Koalisi Gerindra dengan Hanura dan Nasdem, koalisi Golkar dengan PKB dan PKS. (kimt)

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
Pemerintah sebenarnya belum serius memperhatikan pertanian, jika dilihat dari intervensi anggaran yang dikucurkan, termasuk pemerintah…