);
03/04/2020

PORTAL BERITA KOBAR

kobarksb.com

NTB Umumkan Cepat Deteksi Positif Covid-19

Mataram, KOBAR – Gubernur Nusa Tenggara Barat, Zukieflimanyah langsung mengumumkan satu pasien positif terjangkit Covid-19 usai menerima hasil tes labolatorium.

Pasien positif Covid-19 kini masih diisolasi di ruang isolasi RSUP NTB dan tengah menunjukkan situasi yang terus membaik.

“Untuk menghindari penularan lebih lanjut, petugas kesehatan sedang melakukan kontak tracking terhadap semua orang yang pernah kontak dengan bersangkutan,”kata Gubernur dalam siaran pers resminya, Selasa (24/3).

Gubernur berharap kepada semua lapisan masyarakat untuk tetap tenang, hindari keramaian, menjaga kesehatan dengan melakukan pola hidup bersih dan sehat dan mengurnagi aktivitas diluar rumah.

Baca Juga :  Gubernur Ajak Pelaku Pariwisata Lawan Corona

Pemerintah provinsi juga menyediakan laman resmi satgas pemerintah Provinsi NTB penanganan Covid-19 di corona.ntbprov.go.id. kemudian layanan hotcall penangan penyebaran pandemik Covid-19 di NTB dengan nomor, 081805797239, 08124686317, 08123785657, 081236139917.

Gubernur NTB sebelumnya menegaskan bahwa pihaknya meningkatkan status siaga terhadap penyebaran virus Covid-19 menyusul perkembangan situasi wabah ini di Indonesia. NTB sendiri kini mewanti-wanti agar warga mulai bersiap dengan kemungkinan adanya warga positif terjangkit.

“Kita harus meningkatkan pemahaman bahwa orang terjangkit itu bisa disembuhkan asalkan penangananya cepat dan tepat. Tidak perlu panik dan menolak pasien dan keluarga sepanjang sehat sehat saja,” terangnya.

Baca Juga :  Cegah Penyebaran Covid-19 Mulai dari Diri Sendiri

Ini pasien positif Covid-19 pertama yang menjangkiti warga NTB. Pemerintah kata Gubernur, terus mengapdate perkembangan situasi serta langkah yang sudah dan akan dilakukan.

Data terbaru, pemerintah terutama satgas penanganan Covid-19 menunggu check tes negatif sebanyak dua kali untuk memastikan kembali status positif yang disandang menjadi negatif. Sebelum pasien bisa dipulangkan kerumah.

“Pasien positif perempuan berumur 50 tahun tersebut diduga terjangkit Covid-19 usai melakukan perjalan dari daerah terjangkit luar NTB,” demikian, Gubernur. (kras/hmspro)

Bagikan di:

KOMENTAR

Komentar