);
06/04/2020

PORTAL BERITA KOBAR

kobarksb.com

Politisi PAN Minta Bupati KSB Pahami Keresahan Warga

“Jangan Gegabah Terkait Wabah Covid-19”

Taliwang, KOBAR – Politisi Partai Amanat Nasional (PAN), Muhammad Hatta meminta pemilik otoritas di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), untuk mengikuti arahan dan petunjuk pusat. Dan mempertimbangkan apa yang menjadi harapan masyarakat untuk tidak memicu keresahan berkepanjangan.

“Bupati sebagai pemilik otoritas di KSB sebaiknya memikirkan keresahan warganya. Dari WHO, Presiden, Menteri, Kapolri dan Gubernur sudah mengeluarkan edaran dan himbuan utamanya untuk membatasi interaksi sosial atau Social Distance,” kata wakil ketua Komisi I DPRD setempat itu, Senin (23/03), pagi.

Baca Juga :  Meski Sudah Dihotmix, Gedung Graha Fitrah Tetap Bocor

Wabah Corona Virus (Covid-19) ini kata Hatta sudah menjadi pandemi dunia. Situasi penularan wabah virus ini kian massif bahkan terus meroket dari hari ke hari. Kebijakan tidak meliburkan Sekolah justru memicu keresahan baru. Karena imunitas anak didik kita tidak seperti orang dewasa.

Ia berharap pemerintah Daerah mengikuti arahan pusat, untuk meliburkan sekolah serta mengehentikan aktivitas berkumpul serta berinteraksi diruang publik. Selanjutnya, melakukan langkah antisipasi dengan mencegah Panicbuying atau pembelian stok bahan pokok yang berlebihan.

Begitu juga jaminan bagi petugas kesehatan atau medis kita. Di berikan peralatan terbaik serta makanan dan nutrisi terbaik. Banyaknya paramedis yang menjadi korban keganasan virus ini justru menjadi pelajaran berharga bagi kita.

Baca Juga :  Sinyal 4G Jangkau Hampir Semua Desa Terpencil di KSB

“Pastikan Alat Perlindungan Diri (APD) tenaga medis kita benar benar yang tebaik. Kita tak mau perawat dan tenaga medis kita justru jatuh menjadi korban. Ini akan menambah kepanikan warga,” terangnya.

Tidak hanya otoritas negara yang telah melakukan himbauan, dan permintaan menghentikan seluruh aktivitas warga untuk melakukan karantina mandiri atau setidaknya menghindari tempat kerumunan dan berkumpul.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) pusat bahkan telah menghimbau untuk menunda sholat berjamaah di masjid sementara waktu, untuk memutus mata rantai penyebaran virus ini.

“Kita jangan gegabah, ikuti instruksi, ini keresahan dunia, kita tidak tau kemungkinan buruk yang akan terjadi apabila kita lalai dan abai,” tutup Mohammad Hatta.

Baca Juga :  Pendaftaran CPNS KSB Tahun 2018 Dibuka

Untuk itu disampaikan juga kepada wali murid agar selalu menjaga aktivitas anaknya, agar terhindar dari penyebaran covid-19. Dan memanfaatkan waktu libur untuk tetap belajar. (kdon)

Bagikan di:

KOMENTAR

Komentar