);
06/04/2020

PORTAL BERITA KOBAR

kobarksb.com

Inspektorat KSB Periksa Anggaran Gedung Serba Guna Desa Lampok

Brang Ene, KOBAR – Pembangunan Gedung Serba Guna Desa Lampok, Kecamatan Brang Ene, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), telah melebihi batas waktu perencanaan yang sudah ditentukan. Pekerjaan yang seharusnya selsai Desember 2019 itu hingga kini belum rampung. atas hal tersebut, Kepala Desa Lampok dipanggil Inspektorat.

Disampaikan Ulil Amri (23) pemuda Desa Lampok, seharusnya pembangunan gedung serba guna selsai masa pekerjaan pada tanggal 31 Desember 2019 lalu, akan tetapi hingga saat ini masih saja dikerjakan. seharusnya laporan pertanggungjawaban anggaran 2019 sudah selsai.

“ini patut dipertanyakan,  dan akan jadi temuan nantinya. Masyarakatpun bertanya terkait hal itu,”kata Ulil Amri, saat ditemui media ini, Senin, (24/20) pagi.

Baca Juga :  Baru 50 Persen Pejabat KSB Serahkan Laporan Harta Kekayaan

Ia melanjutkan, menurut pengakuan Pemerintah Desa, pekerjaan proyek itu memang benar harus selesai tahun 2019. Dan sudah ditanyakan ke Inspektorat, mereka akan turun langsung ke lokasi untuk mengecek proyek pembangunan gedung serba guna itu.

“kami berharap Inspektorat segera audit, jangan sampai ini terbangkalai. sehingga akan mengganggu pembangunan yang lain kedepan,” ujarnya.

Dikonfirmasi media ini, Kepala Inspektorat KSB, I Made Budi Arta S Sos menjelaskan, bahwa benar ada masuk pengaduan masyarakat Desa Lampok, terkait dengan proyek pembangunan Gedung Serba Guna, Karena memang sudah habis tahun anggaran 2019.

“Yang dilaporkan terkait dengan belum selsainya pembangunan gedung serba guna, laporan itu sudah kami telusuri, dan Kepala Desa sudah kami panggil untuk pembinaan administrasi. Kalau belum selesai di tahun anggaran 2019, maka ada prosedur yang harus dilakukan, seperti penambahan waktu pengerjaan dan lain-lain, ” jawab I Made Budi Arta.

Baca Juga :  Seluruh Gerai Indomaret di KSB Ditutup

Ia menambahkan bahwa hal tersebut masih dalam proses pembinaan. Kemudian pihaknya masih menunggu perkembangan karena masih dalam proses pendalaman.

“Yang pasti kita sudah tangani atas laporan yang masuk. Dan kita akan memangil yang bersangkutan untuk kedua kalinya diakhir bulan Februari ini, ” tandasnya.

Ditempat lain, Kartono HS Kepala Desa Lampok mengatakan, terkait dengan pengerjaan gedung serba guna, batas waktunya sampai akhir bulan Februari 2020. Dan itu sudah di informasikan kepada Pemerintah Daerah.

“kalua ada masalah langsung saja ke TPK, karean mereka akan bekerja sesuai batas waktu yang disampaikan,” tutup Kartono singkat.

Baca Juga :  Wakil Bupati Tantang Insan Pers Untuk Beroposisi Atau Berkoalisi

Berdasarkana papan informasi, pembangunan proyek gedung Serba Guna dikerjakan oleh Tim Pengelola Kegiatan (TPK) Desa Lampok, dengan anggaran Rp 578.580.000, dengan sumber anggaranya dari Dana Desa (DD) 2019. (kras)

Bagikan di:

KOMENTAR

Komentar