);
04/04/2020

PORTAL BERITA KOBAR

kobarksb.com

Hindari Aliran Air Tersumbat, BPSDA Permak Saluran Irigasi

Sumbawa, KOBAR – Balai Pengelolaan Sumber Daya Air (BPSDA) Pulau Sumbawa, Dinas Pekerjaan Umum (DPU), Nusa Tenggara Barat (NTB), melakukan langkah-langkah percepatan normalisasi aliran irigasi yang menjadi tanggung jawab pemerintah Provinsi NTB.

Memasuki musim tanam awal tahun ini, BPSDA bekerja sama dengan Kelompok Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A) menggelar aksi gotong royong guna menormalkan kembali saluran irigasi di bawah pengawasan serta pemeliharaan BPSDA Pulau Sumbawa.

“Kerjasama dan gotong royong dengan  P3A untuk menormalisasi saluran irigasi. Ini musim tanam pertama petani, jadi kita percepat agar tidak menghambat,” kata kepala BPSDA Pulau Sumbawa, Met Manjarungi ST MT, kepada media ini, Sabtu, (08/02), pagi.

Ia menegaskan, tidak perlu menunggu turunnya alokasi anggaran untuk menangani pemeliharaan saluran irigasi kita. Pihaknya mengoptimalkan fungsi saluran untuk menggerakkan aktifitas tanam petani agar tepat waktu. 

Data BPSDA Pulau Sumbawa menyebut, perbaikan saluran dilaksanakan di sepanjang saluran irigasi kiri Bendungan Mama’  atau tepatnya di Bangunan Berora (BBA) satu dan tiga, Kecamatan Lopok, Kabupaten Sumbawa Besar. Ditempat ini setidaknya 300 meter panjang irigasi telah dinormalkan kembali dari sedimentasi dan gangguan. Hingga air kembali normal mengalir.

Selanjutnya, gotong royong juga dilakukan di sepanjang saluran irigasi milik provinsi dari dan menuju Bendungan Pelaperado, di Kecamatan Perado, Kabupaten Bima. Yakni di Bangunan Kelate satu dan Bangunan Pelacempaka 8 hingga 9. 

Saluran irigasi bendungan Peraperado totalnya sepanjang 65,43 kilometer dengan luas yang di airi mencapai 4.814 hektar. Menurut, Med Manjarungi,  pemeliharaan itu bagian dari tugas perbantuan yang dibebankan pusat ke pemerintah Provinsi NTB.

Dinas PU NTB terus berupaya memaksimalkan tugas dan fungsi BPSDA untuk memastikan fasilitas jaringan irigasi dan sumber daya air yang menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi dapat terlaksana dengan baik, efisien dan bermanfaat bagi pengguna atau masyarakat.

Gubernur NTB, Zulkieimansyah menekankan bahwa implementasi misi NTB Gemilang yakni menyediakan infrastruktur yang tangguh dan mantap. Salah satunya yakni, tersedianya sarana dan prasarana Irigasi yang cukup. (kras)

Bagikan di:

KOMENTAR

Komentar