Tag Archives: pns

Bupati Minta Generasi KSB Tidak Berorientasi PNS

kyai

Taliwang, KOBAR – Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Dr KH Zulkifli Muhadli, SH, MM meminta kepada generasi muda untuk tidak berorientasi menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), karena cukup banyak kesempatan dan peluang kerja lain yang sangat menjanjikan.

Ketegasan itu orang nomor wahid di Bumi Pariri Lema Bariri itu disampaikan saat memimpin apel syukur ke-10 yang dilaksanakan di pelataran gedung Graha Fitrah pada senin 20/10 kemarin, apalagi kegiatan rutinitas itu bertepatan dengan acara pelantikan Presiden Republik Indonesia (RI) oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).

Akhirnya TKD Aparatur KSB Terbayarkan

tkd

Taliwang, KOBAR – Sumringah terpancar pada aparatur lingkup pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), lantaran Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) yang merupakan pendapatan tambahan sudah terbayarkan.

Kabag Humas Protokol, Najamuddin Amy S.Sos, MM melalui selularnya rabu 8/10 mengatakan, pemerintah tetap konsisten untuk membayar TKD, hanya saja ada proses yang harus dilalui, sehingga terjadi keterlambatan. “Wajar kalau terjadi keterlambatan, apalagi TKD bukan pendapatan wajib dari aparatur itu sendiri,” ucap Najam sapaannya.

K2 Bisa Ikut Seleksi CPNS

SONY DSC

Taliwang, KOBAR – Aparatur pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) yang tercatat sebagai tenaga honorer kategori dua (K2) bisa mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang sebentar lagi akan digelar dengan sistem Computer Assisted Test (CAT) atau perangkat seleksi berbasis komputerisasi.

Kepala Badan Pendidikan dan Latihan (BK Diklat) KSB, Abdul Malik Nurdin S.Sos, MSi yang ditemui sejumlah wartawan dalam ruang kerjanya senin 1/9 kemarin menegaskan, seleksi CPNS terbuka secara umum, termasuk para tenaga K2 juga memiliki kesempatan untuk ikut.

Dipastikan, Ada Formasi Wajib Ber-KTP KSB

SONY DSC

Taliwang, KOBAR – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) sudah menerima formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk tahun 2014, namun belum bisa dipublikasi secara terbuka, lantaran masih menunggu keputusan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) tentang jadwal pelaksanaan seleksi.

Meskipun belum diumumkan secara terbuka, bisa dipastikan ada beberapa formasi yang mewajibkan peminatnya memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTB) yang dikeluarkan Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil (Didukcapil) KSB, karena mereka akan menjadi perioritas nantinya.

LHK, Jadikan Aparatur Malas

lhk

Kurang lebih enam tahun, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat menerapkan sistim Lima Hari Kerja (LHK). Sejatinya LHK diharapkan mampu menuntaskan setiap persoalan yang menyangkut pelayanan terhadap masyarakat lantaran setiap harinya ada penambahan beban kerja bagi segenap aparatur kita.

Namun, kenyataannya menjadi sangat tidak efektif manakala LHK menjadikan aparatur menjadi malas.

Tengok saja kebiasaan malas aparatur kita, ketika diberikan waktu istirahat siang selama satu jam yang dimulai pukul 12.00 hingga 13.00, namun kenyataanya sejam setelah itu kadang belum juga nongol di kantor, bahkan celakanya lagi ada yang tak balik sama sekali guna menunaikan tugas dan kewajibannya.

PNS Masih Menjadi Primadona

test pns

Pegawai Negeri Sipil (PNS) masih menjadi primadona bagi para pencari kerja di daerah ini. Hal ini selain karena kurangnya lapangan kerja dan lambatnya pertumbuhan investasi, juga karena jaminan kesejahteraan bagi PNS lebih baik, walau beban kerjanya tidak sebanding dengan pendapatan yang diterima.

Kita semua tahu beban kerja PNS hampir di semua instansi tidak terlalu berat. Biasanya PNS sibuk di pagi hari hingga sekitar pukul 10.00. Selebihnya nongkrong, main game atau meninggalkan tempat kerja dengan alasan menjemput anak sekolah atau pulang makan di rumah. Menjelang sore, PNS kembali ke kantor untuk mengisi daftar hadir pulang. Itu kondisi umumnya, namun tak dapat disangkal ada juga PNS yang bekerja sungguh-sungguh, disiplin, tidak banyak menuntut dan setia.

Tahun 2012, Batas Akhir Honorer Menjadi CPNS

tenaga honorer

Taliwang – Pemerintah menargetkan penyelesaian masalah honorer tuntas pada tahun ini. Pasalnya, pengangkatan CPNS dari honorer kategori satu telah dilakukan tahun lalu. Itu berarti yang tersisa honorer kategori dua.

“Penyelesaian honorer akan dituntaskan pada tahun ini. Yang jadi sasaran adalah honorer kategori dua, karena kategori satu sudah tahapan menunggu penetapan NIP,” tutur Sekretaris BK Diklat Sumbawa Barat, A Malik Nurdin, (27/4).