RSUD Asy-Syifa’ Kekurangan Dokter Spesialis

Taliwang, KOBAR – Jumlah dokter spesialis yang minim menjadi masalah yang tak kunjung usai bagi pihak RSUD Asy-Syifa’ Sumbawa Barat. Tidak heran jika untuk jenis penyakit-penyakit tertentu pasien kadang terpaksa dirujuk ke Mataram.

Direktur RSUD Asy-Syifa’, dr Carlof Sitompul, tak menyangkal jika saat ini pihaknya masih kekurangan dokter spesialis. RSUD ini hanya memiliki 6 dokter spesialis yang menangani penyakit dalam, anak, kandungan, anastesi, spesialis radiologi dan spesialis patologi.

“Dari enam orang dokter spesialis itu hanya empat orang yang merupakan dokter tetap, sedangkan untuk spesialis radiologi dan spesialis patologi merupakan dokter tamu,” akunya.

Menurut dia, dalam pelayanan kesehatan jika mengacu pada jumlah dokter yang ada, jumlah itu tidak seimbang. Kekurangan dokter ini dikhawatirkan dapat mempengaruhi penanganan medis kepada pasien. Seyogyanya jumlah ideal untuk satu dokter umum melayani 2.500 penduduk.

“Sedangkan satu dokter spesialis idealnya melayani 10.000 penduduk. Jadi tinggal dihitung saja kekurangannya,” katanya.

Menurutnya, persoalan kekurangan dokter ini berpengaruh dengan jumlah penduduk yang melebihi batas kemampuan pelayanan kesehatan. Sehingga pihaknya merasa perlu menjalin kerjasama dengan beberapa Universitas dan Kementerian Kesehatan dalam program wajib kerja dokter spesialis.

“Selain itu kita juga melalui pemerintah daerah (Pemda) menyekolahkan dokter-dokter lokal KSB agar setelah selesai mereka bisa mengabdi di sini,” imbuhnya.

Sebenarnya, tambah Carlof, pemerintah daerah telah menyatakan kesediaannya untuk menyiapkan insentif bernilai puluhan juta per bulan, plus rumah dan mobil dinas untuk dokter spesialis yang mau mengabdi di Sumbawa Barat. Insentif tersebut diluar gaji dan tunjangan jika dokter spesialis bersangkutan berstatus sebagai PNS.

“Kita persilahkan kepada para dokter untuk dapat mengabdi di Sumbawa Barat. Banyak insentif yang akan diberikan yang tentunya akan menunjang segalanya,” pungkasnya. (ktas)

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
Taliwang, KOBAR - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pujiastuti, nampaknya jatuh hati dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten…