KPK Dorong Penerapan E-Budgeting

Taliwang, KOBAR – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI terus mendorong pemerintah daerah agar mengoptimalkan sistem e-planning, e-budgeting dan PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu) untuk meminimalisir potensi korupsi. Aplikasi elektronik dibuat untuk mempermudah dan mendukung transparansi penyusunan rencana program daerah agar efisien, efektif, terpetakan, akurat dan sekaligus agar semua pihak bisa mengevaluasinya.

“Sekarang semuanya sudah elektronik, tidak ada lagi sistem manual,” ujar Tribudi, Koordinator Supervisi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk Wilayah NTB, seusai berkoordinasi tentang rencana aksi pencegahan korupsi (Renaksi) bersama pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, baru-baru ini.

Menurutnya, pemberlakuan sistem elektronik sudah dilakukan di beberapa kabupaten/kota yang berada dibawah pengawasan KPK, sehingga memudahkan KPK untuk mengawasi anggaran daerah.

“Ini adalah salah satu bentuk dari fungsi kami sebagai KPK untuk mencegah dan memberantas korupsi. Tujuannya agar kinerja instansi di tubuh pemerintahan lebih transparan,” katanya.

Pihaknya, tambah dia, hadir sebagai langkah awal mengkoordinasi dan memantau upaya pencegahan dan perbaikan sehingga diharapkan akan meningkatkan komitmen antikorupsi penyelenggara negara dalam menjalankan tugasnya.

“KPK tidak hanya melakukan penindakan, tapi upaya pencegahan juga menjadi isu penting dalam pemberantasan korupsi,” jelasnya.

Ia berharap koordinasi Renaksi yang digelar di Sumbawa Barat  dan daerah lainnya bisa memberikan dampak perubahan yang lebih baik ke depan, terutama dalam mencegah dan meminimalkan terjadinya korupsi.

“Khusus Sumbawa Barat, inovasinya sudah cukup baik, tinggal didorong untuk terus ditingkatkan, utamanya yang berkaitan dengan sistem elektronik tadi,” pungkasnya. (ktas)

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
Kantong masing-masing anggota dan pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dipastikan…