KPK Sambangi KSB

Taliwang, KOBAR – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) gencar turun ke daerah. Kali ini yang disambangi lembaga anti rasuah itu yakni Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Namun jangan terlalu jauh berasumsi,  kedatangan KPK ini bukan untuk melakukan operasi tangkap tangan (OTT) kepada pejabat setempat. Melainkan berkoordinasi terkait rencana aksi pencegahan korupsi (Renaksi).

Sekretaris Daerah (Sekda) KSB, Abdul Aziz SH MH, membenarkan koordinasi tersebut merupakan tindak lanjut dari komitmen aksi pencegahan korupsi bersama seluruh kepala daerah di Indonesia sebagaimana komitmen KPK ingin melakukan fungsi koordinasi supervisi terkait pencegahan korupsi.

“Ada beberapa point penting yang menjadi pembahasan antara lain menyangkut masalah penggunaan sistem e-Planning dan sistem penganggaran yang sudah harus menggunakan aplikasi elektronik,” ungkapnya.

KPK, kata Aziz, juga mendorong untuk membangun sistem penganggaran secara elektronik (e-Budgeting). Lalu sistem pelaksanaan lelang secara elektronik, pelayanan terpadu satu pintu (Paten), pengoptimalan pendapatan, perizinan, manajemen SDM dan aparatur, pengawasan dan pengendalian.

“KPK menjamin, apabila seluruh poin itu telah dapat dibangun dan dilaksanakan secara baik, maka akan bisa mengoptimalkan sistem perencanaan dan penganggaran sesuai dengan aturan yang berlaku,” imbuhnya.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat sendiri telah berkomitmen untuk melaksanakan point-point yang disarankan KPK sebagai rencana aksi daerah di tahun 2018 mendatang.

“Ini juga karena kami meyakini rencana aksi dari KPK ini akan menjadi dasar dalam menyikapi semua kondisi yang ada sehingga apa yang menjadi permasalahan dapat diminimalisir mulai dari perencanaan, penganggaran termasuk pelaksanaan seluruh kegiatan OPD yang pada akhirnya bermuara pada pengelolaan keuangan daerah yang jauh lebih baik lagi,” timpalnya.

Melalui rencana aksi itu nantinya semua bisa melihat arah komitmen pemerintah. Bukan sekadar transparan semata, namun juga untuk mencegah praktik korupsi, membangun reformasi birokrasi, meningkatkan kualitas kebijakan pemerintah, inovasi pelayanan publik dan meningkatkan peran publik dalam penyelenggaraan pemerintah.

“Tujuannya agar pemerintahan yang hadir di tengah masyarakat adalah pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis dan terpercaya,” demikian Abdul Aziz. (ktas)

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
“Terutama Saat Penerimaan Siswa Baru” Taliwang, KOBAR - Memasuki tahun ajaran baru, penerimaan siswa baru mulai…