Air Keran Aman Diminum Telah Tersedia di Sumbawa Barat

Brang Rea, KOBAR – Kita mungkin terbiasa minum air dalam kemasan karena air keran terbukti secara klinis tidak aman untuk diminum. Makanya air minum dalam kemasan marak di Indonesia. Tapi tidak begitu dengan beberapa negara lain yang memberikan akses air layak minum dari keran. Contoh negara yang memberikan akses air keran layak minum adalah Jepang. Air di Jepang dapat dikonsumsi secara langsung dari keran. Infrastruktur air nasional memfasilitasi penjernihan air dengan baik. Tapi jangan heran, saat ini teknologi jepang tersebut telah tersedia di sebuah desa di Kabupaten Sumbawa Barat.

Adalah Panasonic Corporation’s Eco Solutions Company telah menghadirkan power supply station atau paket daya photovoltaics di Desa Rarak Ronges Kecamatan Brang Rea. Unit power supply station ini didonasikan di desa itu melalui Grant Assistance for Grassroots Human Security Project berkolaborasi dengan Kedutaan Jepang di Indonesia.

“Alat ini mampu memenuhi sumber tenaga sistem penjernihan air sepanjang waktu, sehingga kebutuhan akan air bersih di Desa Rarak Ronges dapat selalu terpenuhi. Penduduk desa juga bahkan akan mendapatkan penghasilan dari hasil menjual air bersih ke desa tetangga, dan pada akhirnya memberikan kontribusi nyata dalam rangka peningkatan kualitas hidup di seluruh wilayah Brang Rea,” ungkap Presdir Panasonic, Ichiro Suganuma, sesaat setelah resmi menyerahkan alat tersebut, pekan kemarin.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Sekda Sumbawa Barat, Abdul Aziz SH MH, Minister Kedutaan Besar Jepang, Mari Takada, sejumlah pejabat teras Pemkab Sumbawa Barat dan Kepala Desa setempat. Donasi Power Supply Station untuk Desa Rarak Ronges ini merupakan proyek kolaboratif pemerintah dan swasta yang didanai dari bantuan hibah untuk Grassroots Human Security Projects, yang dipromosikan oleh Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia. Dengan tujuan selain sebagai alat pendukung untuk penjernihan air juga untuk meningkatkan infrastruktur dalam menyediakan pasokan listrik di siang hari dan malam hari secara konsisten.

“Alat ini juga didonasikan karena kami banyak mendengar di Desa Rarak Ronges, air bersih menjadi kebutuhan utama namun kerap terkendala oleh berbagai hal. Oleh karenanya, menjadi suplay air bersih tantangan yang cukup berat akibat beberapa faktor seperti pencemaran air yang disebabkan MCK dan kekeringan pada musim kemarau,” imbuhnya.

Ichiro menyebutkan jika desa Rarak Ronges Kecamatan Brang Rea  adalah daerah keempat yang diberikan bantuan Power Supply Station, yang sebelumnya sudah diberikan untuk desa Kulati Pulau Tomia, Wakatobi pada tahun 2016, Pulau Karimunjawa di tahun 2014 dan Kabupaten Bandung pada tahun 2015. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup warga desa setempat dalam berbagai aspek penting lainnya.

“Panasonic akan meningkatkan upaya untuk memberikan aliran listrik ke daerah yang masih mengalami krisis listrik dan menyediakan lebih banyak solusi sebagai bagian dari komitmen CSR global perusahaan,” pungkasnya.

Seperti diketahui, sebuah proyek kolaboratif publik-swasta menggunakan Bantuan Hibah Grassroots Human Security Project adalah bantuan untuk masyarakat lokal, lembaga pendidikan, institusi kesehatan, lembaga swadaya masyarat dan lain-lain di negara berkembang untuk memberikan dukungan keuangan dalam bentuk ODA dengan program skala kecil di daerah tersebut. Kementerian Luar Negeri juga mempromosikan proyek-proyek tersebut yang bertujuan mendorong Perusahaan Jepang untuk berkontribusi dalam pembangunan kehidupan dan ekonomi masyarakat di negara tuan rumah melalui program Tanggung Jawab Sosial (CSR). (ktas)

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
Taliwang, KOBAR - Bupati Sumbawa Barat, Dr Ir H W Musyafirin MM, dalam suatu kesempatan menyebutkan…