Bupati Risau Soal Tren Perceraian di Kalangan ASN

“8 dari 10 Gugatan Diajukan Pihak Perempuan”

Taliwang, KOBAR – Bupati Sumbawa Barat, Dr Ir H W Musyafirin MM, menyayangkan banyaknya pengajuan gugatan perceraian di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN). Mirisnya, gugatan perceraian itu didominasi ASN perempuan.

“Kita tidak tahu apa yang menjadi penyebabnya. Mungkin karena terlalu keseringan nonton senetron,” ungkap Bupati, belum lama ini.

Bupati menyebut kebanyakan ASN yang mengajukan gugatan cerai tersebut adalah pegawai di bidang kesehatan.

“Ada sekitar 10 surat pengajuan gugatan cerai yang saya terima. Delapan diantaranya diajukan ASN perempuan dan dua diantaranya diajukan ASN laki-laki,” imbuhnya.

Namun begitu, Bupati menyatakan tidak serta merta mengizinkan perceraian terjadi. Perlu dilakukan mediasi dan dicarikan jalan keluarnya sehingga  tidak melanjutkan niat untuk bercerai.

“Ini agar rumah tangga yang sudah dibangun bisa kembali harmonis,” cetusnya.

Adanya pengajuan perceraian ini mengindikasikan harmonisasi di rumahtangga perlu penguatan. Sebab, dalam rumahtangga dibutuhkan kerjasama yang baik antara istri, suami dan anak-anak. Meski bekerja atau menjadi seorang wanita karier, akan tetapi isteri tidak mesti mengabaikan perannya sebagai ibu bagi anaknya.

“Sendiri-sendiri tak akan mungkin berhasil, keberhasilan diraih bila bersama. Kunci keberhasilan dalam rumahtangga bukanlah materi. Akan tetapi berhasilnya rumahtangga ditandai dengan cara menyelesaikan suatu masalah. Artinya lakukan komunikasi yang baik dan efektif,” tandasnya. (ktas)

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
Kasus dugaan pencemaran air sungai oleh asam tambang yang tertampung di Dam Santong III, Tongo…