Trillion Bayar Lunas Kerugian Negara Rp 2,63 M

Taliwang, KOBAR – PT Trillion Glory International, perusahaan pelaksana proyek kompleks Kemutar Telu Centre (KTC) dilaporkan telah menyelesaikan sisa kerugian negara di penghujung tahun 2016 lalu. Kerugian yang harus dibayarkan perusahaan asal Jakarta itu dilaksanakan setelah badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menargetkan penyelesaian pembayaran kerugian hingga per 31 Desember 2016 lalu.

“Ya, PT Trillion telah membayar sisa kerugian sebagaimana temuan BPK senilai Rp 2,63 Miliar. Pembayaran terakhir dilakukan sebelum akhir Desember lalu sebesar Rp 1,93 Miliar setelah sebelumnya telah terbayar Rp 700 juta terlebih dahulu,” kata Kepala Inspektorat Sumbawa Barat, Ir H Ady Mauluddin MSi.

Atas pembayaran itu, pemerintah menilai kerugian negara yang ditimbulkan terhadap kelebihan pembayaran proyek KTC yang dilaksanakan PT Trillion, tahun 2010-2013 lalu itu, sudah tidak ada lagi.

Ady membantah jika PT Trillion telah gagal membayar kelebihan sisa kerugian itu. Ia mengatakan, bahwa kasus kerugian negara atas proyek KTC ini sudah beberapa kali diproses dalam sidang Majelis Pertimbangan Tuntutan Perbendaharaan dan Ganti Rugi (MP-TPTGR). Bahkan sidang mejelis TPTGR memutuskan agar PT Trillion mengembalikan kerugian negara itu sesesuai hasi audit dan temuan BPK.

“Kita (pemerintah, red) tetap berkomitmen menagih sisa pembayaran itu kepada PT Trillion hingga memutuskan harus diselesaikan sebelum 31 Desember 2016,” jelasnya.

Ditambahkan Ady, berkat kerjasama semua pihak, akhirnya PT Trillion Glory International resmi membayar sisa kelebihan sebesar Rp 1,93 miliar pada tanggal 30 desember 2016 melalui Bank NTB langsung ke rekening Kas Daerah, dari nilai kelebihan Rp 2,63 Miliar yang sebelumnya telah dilakukan pembayaran melalui bukti Surat Tanda Setoran (STS)  sebesar Rp 500 juta  dan Rp 200 juta dalam dua kali pembayaran,” imbuhnya.

Ia kembali menegaskan, bahwa nilai yang sudah dibayar sebesar Rp 700 juta juga sebelumnya telah disetorkan secara bertahap melalui Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan Daerah (DPPKD) berdasarkan Surat Tanda Setoran (STS).

“Jadi, pengembalian sisa kerugian dari  PT Trillion sebesar Rp 1,93 Milyar sudah disetorkan langsung melalui kas Daerah,” pungkasnya. (ktas)

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
Peredaran narkoba jenis tembakau Gorila kembali marak dan kian mengkhawatirkan. Kepolisian maupun pihak BNN pun…