Bupati Akan Lakukan Seleksi Terbuka Jelang Mutasi Akbar

Taliwang, KOBAR – Bupati Sumbawa Barat, Dr Ir H W Musyafirin MM, dilaporkan tengah bersiap melakukan perombakan jabatan untuk seluruh pejabat eselon II di lingkup Pemkab Sumbawa Barat. Gerbong mutasi besar-besaran ini disesuaikan dengan adanya Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru yang akan mulai efektif tahun 2017 mendatang.

“Setelah melakukan penyusunan OPD sesuai dengan kebutuhan dan aturan yang berlaku, maka langkah selanjutnya tentu pelaksanaan mutasi. Ini dilakukan guna mengoptimalkan jalannya pemerintahan,” katanya.

Seluruh pejabat eselon II dipastikan  akan diroling kembali untuk mengisi organisasi perangkat daerah (OPD) baru. Jadwal mutasi sendiri direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 2 Januari 2017 mendatang. Untuk roling pejabat eselon II ini tambah Bupati akan dilakukan secara terbuka, melalui sistem seleksi.

“Tetap dilaksanakan lewat seleksi terbuka. Siapa saja yang memenuhi syarat bisa ikut,” ungkapnya.

Dalam seleksi terbuka tersebut, menurutnya, tak hanya akan diikuti oleh pejabat eselon II yang saat ini menjabat, tapi bisa juga oleh eselon III yang memiliki kinerja baik dengan kompetensi mumpuni.

“Pejabat eselon III juga akan diberi kesempatan untuk mengikuti seleksi, yang penting memiliki kemampuan dan kompetensi memimpin satu instansi demi menjadikan rakyat lebih sejahtera,” tuturnya.

Dia menegaskan, bahwa orang yang mengisi jabatan strategis di lingkungan pemerintahan Kabupaten Sumbawa Barat harus memiliki kebijakan dan terobosan brilian. Mereka harus memiliki visi dan misi yang jelas serta bisa menuntaskan pekerjaan.

“Mereka juga harus mampu melayani masyarakat dengan baik. Bekerja Ikhlas, Jujur dan Sungguh-sungguh (IJS),” tegasnya.

Pejabat yang dinyatakan lulus seleksi hingga dikukuhkan dalam suatu jabatan, harus menandatangani kontrak kerja. Kontrak tersebut berisi kesanggupan mereka melaksanakan tugas serta capaian-capaian target kinerjanya.

“Kalau tidak bisa bekerja, siap-siap saja digantikan pejabat lainnya untuk menuntaskan tugasnya. Selain itu, kedepan, pejabat juga akan dirotasi dari satu jabatan ke jabatan lain,” jelasnya.

Seperti diketahui, OPD Kabupaten Sumbawa Barat yang telah ditetapkan, sebanyak 21 dinas dan enam badan. Jumlah ini lebih gemuk dari struktur OPD yang ada sekarang.  Sebanyak lima dinas diantaranya merupakan dinas baru yakni Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Sosial, Dinas Pangan, Dinas KB dan Perlindungan Anak, Dinas Perumahan dan Pemukiman, serta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.

Selain itu ada sejumlah OPD yang berubah status dari Badan dan kantor menjadi Dinas, yakni  Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) menjadi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa, Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu menjadi Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu, Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah menjadi Dinas Kearsipan dan Perpustakaan. Sementara Dinas Pendapatan dan Pengelola Keuangan Daerah (DPPKD) berubah menjadi Badan Pengelola Keuangan Daerah, sedangkan bagian aset dan pendapatan digabung menjadi badan tersendiri, yakni Badan Aset dan Pendapatan. Perubahan status ini juga diikuti dengan perubahan eselon pejabat yang akan memimpin Dinas maupun Badan Tersebut. Seluruh badan dan dinas akan dipimpin oleh pejabat eselon II sementara komposisinya telah disesuaikan dengan ketentuan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 tahun 2016 tentang perangkat daerah. (ktas)

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
“Amanat UU, 30 Persen Ruang Kota Harus Jadi RTH” Taliwang, KOBAR - Kabupaten Sumbawa Barat terus…