2 Hari Operasi Zebra Jaring 59 Pelanggar UU Lalu Lintas

Taliwang, KOBAR – Hari pertama dan kedua pelaksanaan Operasi Zebra 2016, Kepolisian Resort (Polres) Sumbawa Barat dilaporkan sukses menjaring sekitar 59 pengendara kendaraan roda dua yang melanggar undang-undang lalu lintas dan angkutan jalan.

Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Andy Hermawan SIK, membenarkan, di hari pertama dan kedua Operasi Zebra, pihaknya melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) berhasil menjaring sekitar 59 pelanggar. Pelanggaran didominasi oleh para pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm sebanyak 28 orang pelanggar dan yang tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) sebanyak 14 pengendara.

“Sementara yang tidak memiliki Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) sebanyak 16 orang. Sisanya pengendara yang menggunakan HP atau tidak berkonsentrasi dalam berkendara sebanyak satu orang,” ungkapnya.

Kata dia, kebanyakan dari para pelanggar yang terjaring razia di hari pertama dan kedua tersebut tidak menggunakan helm. Meski demikian pihaknya mencatat jumlah pelanggaran itu jauh mengalami penurunan jika dibandingkan dengan jumlah pelanggaran di tahun 2015 lalu.

“Kalau di tahun 2015 lalu, di hari pertama pelaksanaan operasi terjaring sekitar 31 pelanggar, sementara di hari kedua sekitar 52 pelanggar. Ini artinya, sosialisasi tentang tertib berlalu lintas yang selama ini gencar dilakukan membuahkan hasil yang cukup baik,” timpalnya.

Menurutnya, operasi zebra akan terus dilakukan pihaknya setiap hari hingga tanggal 29 Nopember mendatang di tempat-tempat yang ditentukan secara acak.

“Operasi ini juga sekaligus digelar untuk menutup ruang gerak bagi para pelaku tindak kejahatan dan tindak kriminal pencurian kendaraan bermotor,” imbuhnya.

Ditambahkannya, pada pelaksanaan Operasi Zebra tahun 2016 ini, ada beberapa pelanggaran yang menjadi sasaran yang berpotensi menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas, meliputi, pelanggaran rambu-rambu lalu lintas, pelanggaran batas kecepatan, dan melawan arus lalu lintas, khususnya kendaran motor roda dua.

“Dengan dilakukan penegakan hukum terhadap sasaran prioritas tersebut, maka pelaksanaan Operasi Zebra ini diharapkan akan dapat mendorong tercapainya tujuan operasi. Seperti meningkatnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas di jalan raya, meminimalisir pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Polri dengan terbentuknya opini positif dan citra tertib dalam berlalu lintas, serta terwujudnya situasi Kamseltibcar Lantas menjelang perayaan Natal 2016 dan Tahun Baru 1 Januari 2017,” demikian Kapolres. (ktas)

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
“Apel Kebhinekaan Digelar di Mapolres” Taliwang, KOBAR - Merespon perkembangan lingkungan strategis baik pada tataran regional,…