Saham Newmont Resmi Direbut Amman

“PTNNT Berubah Jadi PTAMNT”

Jakarta, KOBAR – PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT), Rabu (2/11), telah mengumumkan bahwa proses transaksi pengambilalihan kepemilikan saham di PTNNT sebesar 82,2% oleh PT Amman Mineral Internasional (PTAMI) telah selesai dilakukan dengan lancar.

Berdasarkan siaran pers yang diterima media ini, dengan selesainya proses transaksi tersebut, pemilik saham PTNNT dan aset-aset terkait lainnya kini sepenuhnya dimiliki oleh perusahaan nasional, yakni PT Amman Mineral Internasional (PTAMI) yang menguasai 82,2% kepemilikan saham dan PT Pukuafu Indah (PTPI) sebagai pemegang saham sebanyak 17,8%.

PTAMI adalah perusahaan Indonesia yang pemegang sahamnya adalah AP Investment dan Medco Energi. Dalam proses transaksi pembelian saham PTNNT ini, PTAMI didukung oleh sebuah konsorsium perbankan Indonesia dan internasional.

“Sebagai perusahaan nasional, PTNNT akan berganti nama menjadi PT Amman Mineral Nusa Tenggara (PTAMNT),” kata Rachmat Makkasau, Presiden Direktur PTNNT, yang ditunjuk kembali oleh pemegang saham baru menjadi Presiden Direktur PTAMNT.

Dengan nilai dan budaya yang telah dibangun untuk bisnis ini, Rahmad optimis akan dapat meningkatkan serta mengembangkan rasa saling percaya dan pengertian akan masa depan yang lebih baik dan kokoh  dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah Indonesia, mitra bisnis, dan masyarakat setempat.

“Kepemilikan PTAMNT oleh PTAMI merupakan langkah maju bagi bangsa Indonesia, dan PTAMNT berkomitmen untuk terus meningkatkan nilai tambah dari sumber daya alam Indonesia demi keberhasilan pembangunan negara,” timpalnya.

“Dengan pengetahuan dan keahlian yang kami miliki sebagai perusahaan tambang nasional dengan reputasi yang baik, kami optimis bahwa PTAMNT akan tetap menjadi pemimpin dalam industri pertambangan melalui penerapan teknologi terkini dan praktek penambangan berwawasan kelestarian lingkungan serta operasi yang berkelanjutan,” imbuhnya.

PTAMNT, sebelumnya PTNNT, adalah perusahaan tambang tembaga dan emas yang beroperasi berdasarkan Kontrak Karya (KK) Generasi ke-4 yang ditandatangani pada 2 Desember 1986. Sejak memulai kegiatan operasi secara penuh di Indonesia pada tahun 2000, perusahaan telah berkontribusi lebih dari  Rp 100 triliun dalam bentuk pembayaran pajak dan non pajak, royalti, gaji, pembelian barang dan jasa dalam negeri, serta dividen yang dibayarkan kepada para pemegang saham nasional. Selain itu, perusahaan juga telah menjalankan program tanggung jawab sosial untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat sekitar dengan memberikan dana setiap tahun rata-rata sebesar Rp 50 miliar. PTAMNT saat ini mempekerjakan sekitar 4.000 karyawan dan 3.500 kontraktor. (ktas)

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
KESEHATAN KELUARGA Oleh: dr. Jefry Pinondang Sianipar (Dokter Internsip di RSUD Asy-Syifa’ KSB) Fibrilasi Atrium…