Bripka Nurlana, Bukan Polisi Biasa

Kapolres: Dia Sosok Polisi yang Menginspirasi Kami

Seteluk, KOBAR – Ungkapan “Tidak ada polisi jujur kecuali polisi tidur” agaknya mulai uzur. Brigadir Polisi Kepala (Bripka) Nurlana, salah satu sosok yang mementahkan asumsi publik atas integritas Kepolisian dalam melakukan kerja pelayanan, pengabdian, dan pengayoman kepada masyarakat. Selain tidak ada suara-suara miring atas segala tugas yang dijalankannya, Anggota Bhabinkamtibmas yang kini bertugas di Polisi Sektor (Polsek) Seteluk, Kecamatan Seteluk ini benar-benar berhati mulia. Ia dengan rela menolong sesamanya, hingga mengorbankan apa yang dia punya. Tugasnya tidak hanya sebatas melayani dan mengayomi masyarakat saja, tetapi juga rela mewakafkan dan menghibahkan tanah pribadinya untuk pembangunan masjid dan jalan umum.

Bripka Nurlana, saat diwawancarai awak media ini di kantornya.

Mewakafkan Tanah Untuk Masjid, Menghibahkan Tanah Untuk Jalan

Nurlana memang sosok yang ramah dan sederhana. Saat ditemui media ini, Ia yang lebih dulu menyapa dan menyalami sehingga terkesan tidak ada jarak dengan dirinya. Ia mengatakan, apa yang dilakukan itu bukanlah semata-semata untuk mencari pujian apalagi mencari perhatian institusi. Tapi murni dari hati, yang tujuannya untuk berbagi dan berbuat demi umat dan semata-semata untuk modal menghadap sang pencipta.

“Harta tidak bisa dibawa mati, hanya amal yang selalu abadi,” katanya.

Tanah yang diwakafkan untuk lokasi pembangunan masjid itu, luasnya kurang lebih mencapai 13 Are. Sementara yang dihibahkan untuk pembangunan jalan umum kurang lebih panjangnya 300 x 4 meter. Tanah itu dibeli dengan cara dicicil dari hasil pengabdiannya sebagai anggota Polri.

“Ketika punya rizki yang lebih, saya tabung sebagian mas. Mewakafkan dan menghibahkan tanah itu untuk umat sudah terbersit di benak saya sejak dulu,” ujarnya.

Kapolres KSB, AKBP Andi Hermawan, SIK.
Kapolres KSB, AKBP Andy Hermawan, S.IK.

Terpisah, Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Andy Hermawan SIK, yang dikonfirmasi tidak membantah jika Bripka Nurlana memang menjadi salah satu inspirasi bagi anggota Polri lainnya.  Ia telah memberikan contoh bagaimana berbuat baik untuk warga.

“Berbuat tidak harus sama. Bisa dengan menyantuni anak yatim, terlibat dalam kegiatan gotong royong sosial hingga membantu masyarakat miskin. Yang penting, niatnya tulus dan bukan mencari pujian,” ujarnya.

Saat ini, kata Kapolres, dokumen hibah dan wakaf tanah tersebut sudah dipersiapkan untuk selanjutnya diberikan kepada yang berhak menerimanya.

“Untuk penyerahannya, kami merencanakan akan meminta kesediaan Bapak Kapolda NTB, menyerahkannya kepada pengurus masjid. Sementara hibah tanah untuk jalan umum akan diserahkan melalui instansi terkait,” beber Kapolres.

Merawat dan Menyantuni Lansia 

Sebelumnya, nama Bripka Nurlana tidak begitu dikenal. Namun, setelah aksi kemanusiaannya merawat salah seorang wanita lanjut usia (Lansia) atas Nama Siti Pria (90), warga  RT 36, Dusun Mata Ai, Desa Seteluk Atas, Kecamatan Seteluk, yang memiliki tempat tinggal yang kumuh, memperihatinkan dan kurang terurus, namanya sontak dikenal luas. Ia tak malu meski setiap harinya harus memandikan, menggantikan pakaian hingga menyuapi makan dan minum nenek tersebut.

Bripka Nurlana tengah memandikan seorang lansia di desa binaannya.

Dalam keseharian tugasnya sebagai polisi, ia bahkan senantiasa meluangkan diri menyambangi masyarakat. Selain itu, usai melakukan pekerjaan, selesai sholat maghrib, waktunya masih disempatkan untuk mengajar ngaji anak-anak di desa binaannya.

Merawat dan Menyantuni Penyandang Cacat

Tak sampai di situ saja, di salah satu dusun tak jauh dari desa binaannya, ia senantiasa menyempatkan waktu menyambangi salah seorang wanita bernama Maryani (35), yang mengalami cacat bawaan sejak lahir. Bripka Nurlana datang untuk melihat kondisinya serta memberikan motivasi dan semangat baginya, untuk tetap bersabar dalam menerima anugerah yang diberikan Tuhan yang maha kuasa.

Bripka Nurlana tengah memotivasi seorang penyandang cacat di kecamatan tempat dia bertugas.

Prinsipnya, Bripka Nurlana  tidak bisa melihat dan mendengar ada orang-orang di sekelilingnya yang sakit, miskin dan tak taat beribadah. Menurutnya, negara menugaskan dirinya tidak hanya untuk menjaga keamanan, mengayomi dan melindungi masyarakat saja, tetapi ia juga berkewajiban mencegah dekadensi moral dan membangun kesetiakawanan sosial di tengah masyarakat.

“Jika kesetiakawanan ini dipupuk terus, Insya Allah masyarakat akan hidup jauh lebih tertib dan damai,” cetusnya.

Sambungnya, bahwa sisi humanis Kepolisian sebagaimana diamanatkan oleh Undang-undang Nomor 2 Tahun 2002 Tentang Polri, seyogyanya harus diterapkan. Tetapi tidak dalam kerangka mencari perhatian dan pujian. Karena jabatan baginya bukanlah segala-galanya. Ia justru melihat jabatan sebagai amanah yang harus diemban dan dilaksanakan sebaik-baiknya karena kelak pasti dimintai pertanggungjawaban atas amanah tersebut.

Sebagai Bhabinkamtibmas, Bripka Nurlana, aktif melakukan patroli dan ronda malam bersama warga desa binaannya, serta giat membangun kemitraan Polri dengan masyarakat dalam segala aspek.

“Jangan dilebih-lebihkan mas, saya hanya menjalankan tugas semaksimal mungkin yang saya mampu. Saya tidak pernah minta-minta jabatan, tapi saya harus siap ketika diperintah atasan, bukan karena apapun, tapi karena semuanya kelak dipertanggung jawabkan,” cetusnya.

Lepas dari segalanya, apapun itu, polisi bukanlah makhluk tanpa cacat seperti digambarkan dalam film-film tentang heroisme mereka. Namun, sungguh akan merusak harmoni hidup jika masyarakat hanya bisa menuding kekurangan polisi tanpa mengakui diri sendiri yang juga bukan tanpa cacat. Justru karena masyarakat tidak sempurna itulah, mereka butuh peran-peran yang lain dalam berbagai bidang agar dapat menikmati hidup harmonis. Salah satunya adalah peran polisi sebagai penegak dan penjaga keseimbangan hukum. (ktas)

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
Taliwang, KOBAR - Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) nampaknya harus segera mencari solusi agar jaringan internet…