Waspadalah, Maling Ternak Kembali Mengintai Sumbawa Barat

“Dalam Semalam, 5 Ekor Sapi Raib di Tebet”

Taliwang, KOBAR – Tiga orang warga Lingkungan Bertong, Kelurahan Telaga Bertong (Tebet), Kecamatan Taliwang, mengaku kehilangan lima ekor sapi, Senin (12/9) malam lalu. Kelima ekor sapi tersebut, masing-masing dua ekor milik Harjono, satu ekor milik Ahmad Manati dan dua ekor lainnya milik Mahmudallazi.

Salah seorang pemilik sapi, Mahmudallazi, saat dikonfirmasi media ini, membenarkan, jika dua ekor sapi miliknya tersebut diperkirakan hilang sekitar pukul 02.00 Wita (subuh) dan baru diketahui satu jam kemudian pada pukul 03.00 wita. Sapi-sapi itu setiap malamnya ditambatkan di padang rumput di kawasan Desa Perjuk Lingkungan Telaga Bertong.

“Ini masih tanda tanya besar di benak saya. Karena kawasan itu sudah menjadi tempat bagi warga lainnya sebagai lokasi untuk menambatkan sapi,” katanya.

Ia bersama warga setempat, telah melakukan pencarian dengan menyisir semua lokasi lainnya yang dicurigai sebagai tempat hewan itu makan bersama kawananan sapi lainnya. Namun pencarian sia-sia dilakukan. Hingga saat ini sapi miliknya tersebut tak kunjung ditemukan.

Sementara itu, Harjono, mengaku mulai resah dengan adanya aksi percurian ternak tersebut.  Apalagi, sapi tersebut merupakan amanat orang lain yang dititipkan padanya untuk dipelihara.

“Saya kaget. Sebab, tidak ada jejak apapun yang ditinggalkan kecuali pematoknya saja,” terangnya.

Ia mengaku telah melaporkan hal tersebut  ke pihak berwajib untuk dapat ditindak lanjuti sembari terus melakukan upaya pencarian.

“Harapan kami, hanya satu pak. Kepolisian dapat segera mengungkap kasus ini. Sebab, kejadian ternak hilang seperti ini hampir setiap tahun terjadi,” tukasnya.

Terpisah, Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Andi Hermawan SIK, membenarkan adanya kejadian kehilangan ternak tersebut setelah menerima laporan dari warga. Ia menyatakan, terjadinya kasus tersebut menjadi sebuah sinyal bahwa masyarakat harus mawas diri, terutama bagi pemilik ternak yang kadang memiliki kebiasaan melepas atau mengikat ternaknya sembarang tempat.

“Laporannya sudah kami terima dan segera ditindak lanjuti dengan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengumpulkan data-data lainnya,” jelasnya.

Ia mengatakan telah menginstruksikan seluruh jajarannya terutama Bhabinkamtibmas untuk meningkatkan patroli sebagai salah satu gerakan untuk memproteksi terjadinya aksi pencurian ternak tersebut. Selain juga menghimbau agar masyarakat dapat menghidupkan kembali Sistim Keamanan Lingkungan (Siskamling).

“Kita akan koordinasi dengan pemerintah untuk dapat menggiatkan kembali Siskamling ini,” imbuhnya.

Terhadap adanya aksi pencurian ternak tersebut, ia mengaku merasa kecolongan dan akan menjadi perhatian serius pihaknya dengan segera menempatkan personel di sejumlah lokasi yang dinilai rawan terjadinya aksi pencurian ternak. Apalagi, menurut perwira polisi dengan dua melati di pundaknya ini, pihaknya telah mengantongi sejumlah titik wilayah yang berpotensi menjadi pintu masuk aksi pencurian ternak tersebut.

“Wilayah tersebut akan kita pantau terus dengan menempatkan beberapa anggota,” tandasnya. (kjon)

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
“Dijadwalkan Akan Dihuni Pada Oktober 2016” Taliwang, KOBAR - Meski pengerjaannya telah rampung beberapa bulan lalu,…