Rp 10 M Siap Dikucurkan Untuk Program Bedah Rumah

Taliwang, KOBAR – Bupati Sumbawa Barat, Dr Ir H W Musyafirin MM, tak bosan-bosan mengabarkan, bahwa Bedah Rumah merupakan program selanjutnya yang siap digulirkan pasca suksesnya program jambanisasi. Untuk menyukseskan program tersebut, tak tangung-tanggung, Pemerintah akan menggelontorkan Rp 10 miliar melalui APBDP 2016.

“Melalui program ini, lima tahun kedepan, Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tidak boleh ada di KSB. Semuanya harus layak huni,” tandasnya, seraya mengatakan, untuk mengejar target tersebut, pemerintah akan melakukannya secara bertahap.

Sementara terpisah, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD), Ibrahim SSos, mengatakan, sejauh ini data calon penerima bedah rumah sudah dikantongi.

“Betul. Data calon penerima sudah kami kantongi, bahkan sudah mencapai 60 persen. Data tersebut, sudah kami laporkan ke Bupati,” ungkapnya.

Bebernya, pendataan dilakukan oleh Agen peliuk dengan melibatkan Babinsa dan Babinkamtibmas serta bersinergi dengan Ketua RT, Kepala Lingkungan, Kepala Dusun, dan stakeholder setempat. Pendataannya dilakukan secara cermat dan mengutamakan warga kurang mampu, yang memiliki rumah tidak layak huni.

“Pemerintah menargetkan data terkumpul hingga akhir Agustus 2016. Sehingga, minggu pertama bulan september, bedah rumah mulai digulirkan. Data menjadi acuan utama. Jika datanya sudah rampung, maka segera akan dilaksanakan. Agar manfaatnya bisa segera dirasakan,” imbuhnya.

Ia menjelaskan, bedah rumah yang digulirkan oleh pemerintah tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Tahun ini, sambung Ibrahim, tidak akan membedah secara keseluruhan. Tapi, membedah rumah sesuai dengan kebutuhan. Jika atap rumah rusak dan layak untuk dibedah, maka atapnya saja yang akan diperbaiki. Jika dindingnya rusak, dindingnya saja yang akan diperbaiki. Begitu juga dengan unsur lainnya.

“Lebih kepada prioritas. Artinya, pada aspek yang bermasalah saja,” pungkasnya. (kjon)

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
Taliwang, KOBAR - Sejumlah Guru sertifikasi di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) terancam tidak akan mendapat tunjangan…