Rp 2 Miliar Plafon RSUD Belum Terbayar?

Komisi III DPRD Sumbawa Barat dalam waktu dekat ini akan memanggil Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dalam kaitan mengklarifikasi proses pembangunan gedung RSUD Asy-syifa. Menyusul item bangunan berupa plafon gedung tersebut yang kerap mengalami kerusakan. Sejak gedung baru tersebut resmi ditempati, masalah kerusakan plafon memang selalu menjadi laporan manegemen RSUD. Secara fisik konstruksi dari item bangunan tersebut bahkan diduga telah terjadi kesalahan pada proses pembangunannya. Bahkan persoalan yang kini berkembang di tengah masyarakat yakni, mengenai asal muasal anggaran yang digunakan untuk membiayai pembangunan plafon tersebut. Rumor yang beredar, konon biaya perbaikan plafon yang kini tengah dalam proses pengerjaan ditanggung oleh DPU dan manajemen RSUD. Selain itu persoalan lainnya mengenai rumor atas pembayaran kepada pihak rekanan, dimana meski bangunan itu telah selesai dibangun, namun hingga kini Pemkab Sumbawa Barat melalui dinas tehnis belum menyelesaikan pembayarannya sesuai dengan jumlah kontrak kerja. Tak tanggung-tanggung nilainya mencapai Rp 2 miliar. Klarifikasi memang diperlukan karena ini menyangkut fasilitas pelayanan dasar bagi masyarakat yang harus dijamin kenyamanan dan keamanannya dari segala aspek. **

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
Ketua FK2D: Akibatnya, Kinerja Pemerintah Desa Terganggu Taliwang, KOBAR - Sebagian besar desa di Kabupaten Sumbawa…