Pengangguran di KSB Melonjak Jika Newmont Belum Stabil

Taliwang, KOBAR – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) melalui Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disosnakertrans) merilis data jumlah populasi penduduk Sumbawa Barat dengan Jumlah Angkatan Kerja dan yang bekerja serta Pengangguran atau yang belum bekerja. Jumlah Pengangguran atau yang tidak bekerja akan bisa saja naik seiring dengan belum stabilnya operasional PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT).

Kepala Disosnakertrans Sumbawa Barat, Abdul Hamid  SPd MPd, mengatakan, berdasarkan  data tahun 2013 dengan Jumlah Populasi Penduduk sekitar 121.167  jiwa,  jumlah angkatan kerja sekitar 79.510 jiwa atau sebesar 65,02 persen. Sedangkan yang bekerja ada sekitar 74.016 jiwa atau sebesar 61,08 persen, sementara yang tidak bekerja ada pada angka 5.494 jiwa atau sekitar 4,53 persen. Selanjutnya pada tahun 2014, ada kenaikan Jumlah Populasi penduduk sekitar 129.724 jiwa atau sekitar 7,06 persen. Sedangkan untuk angkatan kerja naik sekitar 89.536  jiwa atau  69,02 persen atau kalau di rata-ratakan ada sekitar kenaikan 3,4% dari tahun sebelumnya, sementara yang bekerja sekitar 84.423 jiwa atau sekitar 65,08 persen atau naik sekitar 4 persen dari tahun sebelumnya. Sementara yang tidak bekerja ada sekitar 5.112 jiwa atau sekitar 3,44 persen atau turun sekitar 0,59 persen dari tahun sebelumnya.

“Jadi indikator yang dilihat dalam persentase jumlah angka angkatan kerja, bekerja dan tidak bekerja itu salah satunya karena faktor  umur atau usia,” ungkapnya.

Dijelaskannya,  pihaknya masih melakukan pendataan  untuk mengetahui detail terkait jumlah populasi, angkatan kerja, yang bekerja dan yang tidak bekerja tahun 2015 dan 2016. Meski demikian, jika mengamati hasil pendataan tahun sebelumnya bisa saja akan ada kenaikan terutama pada angka pengangguran atau yang tidak bekerja.

“Kalau dilihat dari persentasenya bisa saja akan naik 5 persen bagi angka tidak bekerja atau pengangguran karena situasi tambang yang belum stabil termasuk persoalan lainnya,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan jumlah yang tidak bekerja tersebut, Pemerintah Daerah kata Hamid telah menyusun rencana dengan membuka investasi usaha seluas-luasnya serta peluang usaha lain yang dapat mengatasi persoalan pengangguran tersebut.

“Ya, salah satu solusi tepat mengatasi persoalan itu adalah membuka peluang usaha dan investasi yang seluas-luasnya,” tandasnya. (ktas)

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
Taliwang, KOBAR - Bupati Sumbawa Barat, Dr Ir H W Musyafirin MM, mengingatkan para kepala desa…