Status Tanah Rumah Apung Bermasalah?

Keberadaan rumah apung di Desa Labuan Lalar Kecamatan Taliwang kembali disoal. Pasalnya, proyek yang dibiayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2015 sebesar Rp 20 Miliar tersebut, hingga kini belum bisa dihuni. Terlebih, beredar rumor, bahwa tanah lokasi bangunan itu berdiri dipersoalkan pemiliknya. Menurut seorang wakil rakyat asal desa tersebut, sebenarnya pemerintah sudah mengetahui jika tanah tempat rumah apung itu berdiri akan bermasalah. Ini dibuktikan dengan adanya informasi telah dialokasikannya anggaran antisipasi ganti rugi atas lahan, jika bermasalah. Apapun itu Pemerintah harus segera menyelesaikan persoalan ini. Jika tidak, maka hunian warga nelayan ini akan semakin lama ditempati. Bangunannya pun akan rusak karena tak terawat.  Sayang, jikalau fasilitas yang menelan anggaran puluhan miliar itu malah menjadi mangkrak. **

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
Taliwang, KOBAR - Komandan Resort Militer (Danrem) 162 Wira Bhakti, Kolonel Inf Farid Makruf MA, meminta…