Gotong Royong, Model Pembangunan di KSB

Semangat tolong menolong atau kerap dikenal dengan sebutan gotong goyong, perlu ditanamkan dan digerakkan kembali sebagai modal dasar dalam membangun, di tengah bangsa yang mulai mengalami pengikisan karakter. Bila semangat gotong royong kembali tumbuh di tengah kehidupan masyarakat, dampaknya akan positif bagi penguatan seluruh sektor pembangunan. Semangat gotong royong merupakan cermin nasionalisme yang kuat. Apalagi falsafah gotong royong menjadi inti ajaran Pancasila, yang telah tumbuh di tengah masyarakat Indonesia sejak berabad-abad lalu. Kuatnya semangat gotong royong berdampak pada kuatnya rasa memiliki secara bersama-sama, hingga diyakini Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) sebagai model pembangunan di bumi pariri lema bariri kedepan, dengan dicanangkan Program Daerah Pemberdayaan Gotong Royong (PDPGR). Pada hakikatnya, gotong royong itu tidak akan punah selama dijaga bersamaan dengan tindakan. Yang perlu dicermati adalah upaya untuk mengurangi pergeseran makna gotong royong dalam praktik dan implementasinya, agar nilai-nilai luhur yang terkandung didalamnya tidak tergerus. Apapun itu, gotong royong perlu terus ditumbuhkan dan dilestarikan di setiap waktu dan kesempatan, dalam upaya membina persatuan dan kesatuan. **

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
Gotong royong, atau bisa diartikan sinergitas, kalau dibahasailmiahkan. Ya, itulah yang selama ini selalu didengungkan…