Newmont Ambil Alih Pekerjaan Ditinggal Subkont

Taliwang, KOBAR – PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT) dikabarkan mulai mengurangi sejumlah kegiatan operasionalnya akibat belum mendapatkan izin ekspor dari pemerintah pusat. Hal ini dibuktikan dengan telah dilakukannya pemutusan kontrak kerja pada sejumlah perusahaan subkontraktor, dan mengambil alih sejumlah pekerjaan yang selama ini disubkontraktorkan.

Kepala Bidang Hubungan Industrial (HI) pada Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disosnakertrans) Sumbawa Barat, Drs Zainuddin MM, tidak membantah, sejak tanggal 31 Maret lalu, management PTNNT telah mengambil kebijakan, memutus kontrak kerja pada sedikitnya enam perusahaan subkontraktor yang telah menjadi mitra perusahaan sejak beberapa tahun lalu. Perusahaan subkontraktor itu rata-rata beraktifitas di seputaran lubang pit atau di lokasi Mining, diantaranya, PT Maluk Karya, PT Pemphigous, PT Trakindo dan PT YDA.

“Atas kebijakan itu, ke enam perusahaan bahkan terpaksa memPHK seribuan lebih karyawannya,” ungkapnya.

Meski demikian kebijakan itu tidak lantas dipermasalahkan perusahaan subkontraktor. Setelah keadaan operasional PTNNT kembali normal, perusahaan subkontraktor berharap untuk dapat dipekerjakan kembali.

“Itu harapan yang disampaikan subkontraktor dan disepakati oleh PTNNT,” terangnya.

Saat ditanya soal tanggung jawab perusahaan subkontraktor terhadap karyawannya?, Zainuddin memastikan jika keenam subkontraktor tersebut telah menyelesaikannya, seperti membayar pesangon karyawan. Apalagi hal itu sudah diwanti-wanti  PTNNT agar perusahaan mitra kerjanya dalam melakukan PHK, terlebih dahulu harus memperhatikan hak karyawannya.

“Sepertinya sudah, karena hingga saat ini, belum ada laporan dari karyawan terkait adanya perusahaan subkontraktor  yang belum menyelesaikan kewajibannya,” jelasnya.

Tidak dipungkirinya, dengan belum adanya kepastian izin ekspor tersebut telah berpengaruh terhadap operasional PTNNT. Akan tetapi, meski pemutusan kontrak kerja telah dilakukan terhadap berapa perusahaan subkontraktor namun tidak berimbas terhadap karyawan PTNNT. Karyawan PTNNT dipastikan aman dan tidak akan dilakukan PHK.

“Informasi yang kita terima, mereka (Karyawan PTNNT, Red),  akan mengisi job-job pekerjaan yang ditinggalkan keenam subkontraktor tersebut,” tandasnya. (ktas)

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
“Pasokan Listrik UNBK Dijamin PLN” Taliwang, KOBAR - Pelaksanaan ujian nasional (UN) tingkat SMA sederajat di…