Hadapi UN, Bupati Bekali Siswa SLTA Se-KSB

Firin: You Are Smart, You Are The Best

Taliwang, KOBAR – Lebih dari seribuan siswa kelas XII SMA/SMK/MA Se-Kabupaten Sumbawa Barat menggelar doa bersama di Masjid Agung Darussalam komplek Kemutar Telu Center (KTC), Rabu (30/3). Doa bersama digelar sebagai persiapan menghadapi ujian nasional (UN) 4 April mendatang.  

Pantauan media, para siswa nampak khusyuk mengikutinya. Berdoa bersama, membaca ayat-ayat Ilahi, berzikir hingga shalat Dzuhur berjamaah. Bahkan tak sedikit diantara mereka yang nampak menunjukkan raut keharuan.

“Kami saling mendoakan semoga UN nanti semuanya bisa lulus dan hasilnya membanggakan,” jelas salah seorang siswa.

Hadir dalam doa bersama itu, Bupati Sumbawa Barat, Dr Ir H W Musyafirin MM,  Kepala Dinas Dikbudpora dan sejumlah Instansi di lingkup Pemkab Sumbawa Barat.

Bupati mengatakan, para siswa membutuhkan dukungan dan persiapan secara lahir dan batin. Doa merupakan dukungan selain persiapan dilakukan dengan belajar.

“UN bukahlah hal yang perlu ditakuti. Dengan doa dan yakin, insya Allah semuanya bisa sukses,” kata Bupati.

Menurut Bupati, yang diperlukan dalam mengahadapi UN itu bukan hanya rajin belajar. Namun yang tidak kalah penting adalah mendekatkan diri kepada Allah. Karena hal itu berkaitan dengan kesiapan mental dan kepercayaan diri dalam menghadapinya.

Kepada seluruh peserta UN, Bupati meminta agar mengedepankan kejujuran, rajin belajar, serta senantiasa berdoa. Dia juga berharap agar UN tidak dianggap sebagai momok yang menakutkan.

“Tidak harus ditakuti sebab ujian adalah sebuah keniscayaan bagi seseorang yang akan naik tingkatan,” tukas Bupati.

Bupati dalam kesempatan itu juga menyematkan PIN kepada perwakilan siswa masing-masing sekolah. Selain sebagai tanda pengenal bagi peserta UN, PIN bertuliskan “Anak-anakku Peserta UN SMA/MA/SMK 2016, Kerjakan Dengan Ikhlas Jujur dan Sungguh-sungguh. Kamu Bisa!,” itu juga dijadikan sebagai penanda bagi pihak Pol PP dan Kepolisian untuk mendahulukan dan menjaga keamanan mereka  saat di jalan raya.  Termasuk sebagai tanda untuk mempermudah kontrol dan pengawasan.

“You Are Smart, You Are The Best (Kamu Cerdas dan Kamu Yang Terbaik),” tandas Bupati menyemangati para siswa.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Sumbawa Barat, Drs H Mukhlis MSi, mengatakan, pelaksanaan UN tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, dimana salah satu perbedaannya adalah hasil UN tidak lagi dipergunakan untuk menentukan kelulusan peserta didik. Namun, digunakan untuk pemetaan mutu program serta satuan pendidikan.

“Hasil UN kali ini, digunakan sebagai pertimbangan seleksi masuk jenjang pendidikan berikutnya dan digunakan untuk pertimbangan dalam pembinaan dan pemberian bantuan kepada satuan pendidikan,” ungkapnya.

Dijelaskannya, UN di Kabupaten Sumbawa Barat digelar menggunakan dua model, yakni Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang diikuti 2 sekolah meliputi, SMA 1 Taliwang dan SMK 1 Taliwang. Sementara 22 sekolah lainnya baik Negeri maupun Swata, menggelar UN berbasis kertas (Paper Test) atau manual.

“Dari dua model tersebut, jumlah peserta UN sebanyak 1.349 orang. Mereka berasal dari 758 orang dari  SMA, 446 orang dari SMK dan 116 orang dari MA,” bebernya.

Untuk pelaksanaannya sendiri, UN SMA/MA berbasis kertas (Paper Test) atau manual dijadwalkan 4-6 April sedangkan SMK 4-7 April. Sementara untuk pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) khusus bagi kedua sekolah tadi dijadwalkan 11-12 April untuk SMA dan 13-16 untuk SMK. (ktas)

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
Taliwang, KOBAR - Bupati Kabupaten Sumbawa Barat, Dr Ir H W Musyafirin MM, mengapresiasi upaya dinas…