Sosialisasi Program Nasional Selalu Bermodal Cekak

Sudah menjadi kebiasaan turun temurun di Kabupaten tercinta ini, setiap program turunan  dari pemerintah pusat ujung-ujungnya selalu kurang sosialisasi dan publikasi. Tidak hanya satu atau dua instansi, hampir seluruh program yang digulirkan pusat selalu minim sosialisasi, bila pun disosialisasikan selalu bermodal cekak. Bahkan tidak jarang memanfaatkan anggaran lain yang tidak berkorelasi langsung dengan program yang seharusnya. Kegiatan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio yang akan dilaksanakan Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumbawa Barat misalnya, terpaksa harus menggunakan anggaran yang berasal dari Dana Aspirasi Dewan. Ini tentunya menjadi pertanyaan besar, apakah pusat memang tidak punya anggaran untuk programnya sendiri?, ataukah instansi terkait hanya “sembunyi kuku” dengan beralasan tidak memiliki anggaran?. Pertanyaan berikutnya, apakah dana aspirasi dewan boleh digunakan pada program yang sudah benar-benar dianggarkan oleh pemerintah pusat?. Jika demikian adanya, alangkah belum sempurnanya sebuah program yang dihajatkan untuk balita ini, jika ditargetkan sukses tepat sasaran. Tidak mustahil, di bumi pariri lema bariri kedepan bakal ada ribuan anak yang akan meratapi kelumpuhannya, akibat tak tersentuh program nasional ini. **

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
Bupati: Kami Bukanlah Pemimpin Kelompok Tertentu Brang Ene, KOBAR - Memasuki era baru Pemerintahan Kabupaten Sumbawa…