Mala Rahman Hadiri Sertijab Bupati KSB

Taliwang, KOBAR – Jiwa besar sebagai seorang negarawan ditunjukkan Drs H Mala Rahman. Buktinya, meski belum mampu merebut posisi sebagai orang nomor 1 di Bumi Pariri Lema Bariri pada perhelatan Pilkada lalu, Ia nampak berdiri tegar menghadiri proses serah terima jabatan dari Penjabat Bupati, Dr Ir H Abdul Hakim MM, kepada  Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa Barat, Dr Ir H W Musyafirin MM – Fud Syaifuddin ST, di Aula Graha Fitrah, Kamis (18/2).

Dengan berpakaian rapi dibalut setelan jas biru tua, pria yang dikenal ramah ini, yang juga mantan Wakil Bupati Sumbawa Barat dua periode, duduk sejajar dengan Bupati dan Wakil Bupati baru, menyaksikan proses Sertijab hingga tuntas.

Cukup jarang memang bagi seorang tokoh yang mampu menunjukkan sikap seperti itu. Malah ketika proses Sertijab usai dilaksanakan, Mala Rahman dengan sikap gentlemen mendatangi Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa Barat, Dr Ir H W Musyafirin MM – Fud Syaifuddin ST, mengulurkan tangan sebagai tanda ucapan selamat. Ketiganya terlihat akrab dan berpelukan seperti sahabat lama yang lama tak berjumpa.

Ketika dikonfirmasi usai proses Sertijab rampung dilaksanakan, Mala Rahman mengucapkan selamat kepada Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa Barat yang baru.

“Semoga dapat menjalankan amanah yang diberikan masyarakat dengan baik, dan dapat mengutamakan apa yang menjadi kepentingan masyarakat,” katanya.

Ia mengatakan, tahapan Pilkada telah usai. Kalah menang, dalam satu kompetisi dianggapnya sebagai hal yang wajar dan sudah biasa terjadi.

Bagi Mala Rahman, masih panjang waktunya untuk berkarya lewat jalur politik. Kekalahan di pilkada lalu tidak membuat dirinya patah semangat. Justru akan menjadi bahan evaluasi untuk menjadi yang lebih baik.

“Tugas kita kedepan adalah bersama-sama mengawal dan mengawasi pemerintahan di Sumbawa Barat termasuk kelanjutan pembangunan selama lima tahun kedepan, karena cita-cita murni dari sebuah pemerintahan adalah menyejahterakan warga masyarakatnya,” katanya.

Mala Rahman juga berharap, jangan ada lagi dendam apapun yang berkaitan dengan politik. Bahkan dalam setiap ajaran agama melarang adanya sikap yang demikian.

“Kita harus kompak kembali, jangan karena kepentingan politik sesaat menjadi tidak baik,” katanya.

Apa yang telah menjadi hasil dari pemilihan bupati dan wakil bupati yang lalu merupakan pilihan dari suara masyarakat, sehingga kemenangan itu bagi Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa Barat terpilih, sepenuhnya harus dimaknai sebagai kemenangan masyarakat.

“Disinilah harus dipahami akan makna sebuah demokrasi yang berlangsung,” demikian Mala Rahman. (ktas)

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
Pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih hasil Pilkada Serentak 2015 Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), resmi…