Spanduk Kritik Pemerintah Diturunkan Pol PP

Taliwang, KOBAR – Beberapa spanduk yang dinilai mengeritik pemerintah dan telah terpasang beberapa hari lalu itu diturunkan Polisi Pamong Praja (Pol PP). Pihak Pol PP beralasan, bahwa tindakan itu dilakukan bukan karena spanduk itu mengeritik pemerintah, tetapi karena lokasi pemasangan spanduk yang melanggar aturan.

Lokasi pemasangan spanduk bertuliskan “Stop investasi pariwisata PT Wirata Karya dan smelter PT BPM karena menjadi sarang mafia perijinan”, berada di sekitar bundaran menuju kawasan perkantoran Kemutar Telu Center (KTC) dan terikat pada space yang harus mendapatkan ijin dari pemiliknya.

Sedangkan spanduk yang terpasang di simpangan selex bertuliskan, “PT BPM dan PT Wirata Karya adalah bukti kebobrokan sistem birokrasi dalam menjaga iklim investasi di KSB”. Selain tulisan kritis juga terpampang tulisan “awas kacung”. Dan dalam beberapa spanduk itu termasuk yang terpasang di jembatan Beleong tertulis penanggung jawabnya adalah Sumbawa Barat Coruption Watch (SBCW) dan Barma KSB.

Kasat Pol PP Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Agus Hadnan SPd kepada media ini menegaskan, tindakan pencabutan terhadap spanduk tersebut lantaran pemasangannya melanggar, dimana ditempatkan pada posisi fasilitas publik dan menggganggu estetika. “Kami mencabut karena posisisi pemasangan yang salah,” bebernya.

Agus Hadnan mengakui bahwa masyarakat memiliki hak untuk menyampaikan aspirasi, baik dengan cara menggelar aksi demo maupun menggunakan media spanduk, tetapi harus dipahami juga bahwa penyampaian aspirasi harus sesuai prosedur, dimana untuk melakukan pemasangan wajib mengajukan surat permohonan pemberitahuan, jadi bukan seenaknya melakukan pemasangan, apalagi lokasi pemasangan adalah fasilitas publik.

Spanduk itu sendiri diakui Agus Hadnan menjadi barang sitaan dan tidak mungkin akan dikembalikan, jika nanti ada yang mengaku sebagai pemilik atau penanggung jawab. “Spanduk yang telah kami cabut menjadi barang sitaan, jadi tidak mungkin akan dikembalikan kepada pihak yang mengaku bertanggung jawab,” tandasnya. (kimt)

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
Taliwang, KOBAR - Laporan adanya petani di kecamatan Sekongkang yang kesulitan untuk mendapatkan pupuk telah ditindaklanjuti…