Izin Operasional PT. Trakindo Diancam Dicabut

Taliwang, KOBAR – Komisi I DPRD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) sangat serius untuk menyelesaikan persoalan tenaga kerja. Buktinya, pada selasa 28/10 kemarin telah memanggil managemen PT. Trakindo Utama untuk memberikan keterangan terkait dengan laporan 37 orang karyawannya.

Laporan yang diterima komisi I DPRD KSB, bahkan perusahaan belum menetapkan sebagai karyawan tetap terhadap 37 karyawan tersebut, sementara mereka sudah terlalu lama menjadi karyawan di perusahaan alat berat itu, lantaran perusahaan selalu berdalil menggunakan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT).

Pertemuan yang digelar komisi I itu sendiri untuk mendengarkan keterangan pihak perusahaan, kenapa tidak mau mengangkat sebagai karyawan tetap terhadap 37 karyawan tersebut, karena komisi I beberapa waktu lalu telah mendengarkan keterangan sebagai laporan dari 37 karyawan yang merasa dirugikan dengan kebijakan perusahaan.

Anggota komisi I DPRD KSB, Muhammad Hatta kepada media ini usai pertemuan mengatakan, apapun dalil yang disampaikan perusahaan tidak dibenarkan, jadi pihak perusahaan harus menetapkan 37 karyawan itu sebagai pekerja tetap perusahaan. “Saya tetap pada prinsip awal bahwa mereka harus ditetapkan sebagai karyawan tetap,” tandas Hatta.

Bahkan pada kesempatan itu Hatta juga mengatakan, jika perusahaan tetap pada pendirian atau tidak melakukan apa yang telah disampaikan itu, maka akan ada rekomendasi yang ditujukan kepada dinas tekhnis untuk segera mencabut ijin operasional perusahaan tersebut. “Akan dikeluarkan rekomendasi pencabutan izin operasional, jika perusahaan tetap membangkang,” tegas Hatta.

Diakui juga oleh politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu bahwa keputusan tentang persoalan PKWT terhadap 37 orang karyawan itu akan terdengar pada minggu mendatang, karena ada permintaan perusahaan untuk diberikan waktu selama seminggu. “Kita tunggu saja sampai minggu depan, apa yang menjadi keputusan perusahaan terkait dengan persoalan tersebut,” lanjut Hatta. (kimt)

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
Poto Tano, KOBAR - Tim Sekolah Guru Indonesia Dompet Dhuafa (SGI-DD) mengadakan kegiatan pemberdayaan masyarakat di…