Yuk, Berpolitik Lewat Facebook !

Ternyata jejaring sosial, seperti facebook tidak selamanya hanya menjadi ajang mencari teman sebanyak-banyaknya, ajang hiburan dan mencari jodoh ‘kenalan’, tapi juga bisa menjadi alat sosialisasi politik, untuk menyampaikan, mengajak, dan mempengaruhi facebookers lainnya untuk memilih balon tertentu.

Seiring dengan atmosfer politik yang semakin memanas, berseluncur di dunia maya ini ternyata efektif juga untuk menyampaikan pesan-pesan politik, dari pantauan KOBAR, bahkan hal-hal yang lebih detail tentang rahasia-rahasia pasangan juga terungkap. Hingga diskusi-diskusi kecil, tentang bagaimana dengan pilihan politik, pasangan yang mana dipilih, isu dan gosip politik terbaru dan sebagainya, semuanya seperti tertumpah di sini, tidak ada kubu-kubuan, tidak ada batas-batas politik, yang ada pada dunia nyata.

Kebebasan untuk berpendapat tanpa ada batasan, membebaskan semua facebook mania ini untuk mengeluarkan unek-unek yang tertahan. Opini publik yang ada pada publik sphere kita sudah bergeser dari warung-warung kopi, gardu-gardu, berganti ke bilik-bilik kecil yang muncul pada salah satu program layanan bernama facebook.

Pemanfaatan teknologi dan informasi meningkat, para pemilik warnet bisa meraup keuntungan, facebooker-pun menikmati seluncurnya, dan sosialisasi-pun jalan tanpa pantauan dan intimidasi siapapun.

Semua keranjingan facebook, dari tua, remaja hingga anak-anak, dari pelajar, pegawai hingga buruhpun pandai melakukan facebook-an, namun jangan sampai gara-gara facebook istri di rumah dilupakan. Beberapa fenomena yang terjadi sebagai akibat negatif facebook pun terjadi misalnya, perselingkuhan hingga bunuh diri.

Namun, positifnya masyarakat dipercepat untuk tahu bagaimana kerja teknologi, mengerti fungsi informasi, dan tentu ‘agar tidak gaptek’. (*)

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
[poll id="2"]