Pertama di Indonesia, Bedah Rumah Libatkan Swasta

Taliwang – Pembenahan sebanyak 3.883 rumah tidak layak huni di Kabupaten Sumbawa Barat akan dilaksanakan bulan juni mendatang. Program kerjasama tri partite antara Menteri Perumahan Rakyat (Menpera), Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat dan PT Newmont Nusa Tenggara saat ini masih dalam tahap verifikasi data di Kementerian Perumahan Rakyat.

“Program ini merupakan pertama di Indonesia, dan menjadi pilot project Kemenpera dengan model pelibatan perusahaan swasta, Insya Allah direncanakan tuntas pada desember tahun ini,” terang Yahya Soud, Jubir Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, jum’at (25/5).

Menurut Yahya, sebanyak 3.883 rumah akan diperbaiki, semuanya harus tuntas status kepemilikan, data administrasi tentang kondisi keluarga yang diberikan bantuan, dan mekanisme pelaksanaan kegiatan di lapangan diharapkan dapat segera diselesaikan.

Untuk diketahui, program ini dibiayai melalui program Kemenpera yaitu Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah. Di beberapa daerah juga dilaksanakan, tetapi di Kabupaten Sumbawa Barat, program ini dilakukan secara khusus dengan porsi yang berbeda, dikarenakan Pemkab Sumbawa Barat mampu melibatkan perusahaan swasta.

“Saat ini, 3.883 pengajuan perbaikan rumah tidak layak huni yang sudah di usulkan oleh masing-masing RT. Sebanyak 1.876 data yang telah diverifikasi oleh Pemerintah Pusat. Dari data tersebut ada beberapa data usulan yang harus diperbaiki kembali, kaitannya dengan nomor KTP, Kartu Keluarga, Status Pekerjaan, karena harus sesuai dengan data yang diajukan di dalam proposal. Sedangkan sisanya sebanyak 2.007 masih dalam proses,” ungkap Yahya.

Bulan juni mendatang, data yang telah terverifikasi tersebut sudah dapat diproses ke status go PK (go peningkatan kualitas), dan diserahkan ke Unit Pelaksana Kegiatan (UPK) untuk segera dilaksanakan. Sedangkan sisanya tetap diverifikasi, dengan target bulan desember tahun ini, sebanyak 3.883 rumah tidak layak huni yang ada di KSB, tuntas dibedah.

“Rencananya, di akhir bulan desember, Presiden Republik Indonesia akan hadir di KSB dan akan menetapkan KSB sebagai satu-satunya Kabupaten yang bebas dari rumah tidak layak huni di tahun 2012,” beber Kabag Humas PDE KSB.

Demi keberhasilan pelaksanaan kegiatan, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat mengharapkan kepada masyarakat KSB agar dapat berpartisipasi aktif, demi suksesnya program yang dimaksud sesuai dengan target yang ditetapkan.

“Diharapkan kepada Pemerintah di tingkat RT, agar dapat melaksanakan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya, supaya program ini sukses dan dapat bermanfaat,” pungkas Yahya. [rm]

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
Taliwang - Menyikapi keluhan masyarakat terkait lamanya masa sidang pengurusan akte kelahiran bagi anak usia…